Bansos Bogor Ekonomi Hiburan Internasional Jawa Barat Nasional Olahraga Otomotif Pendidikan Politik

Kabar Baik untuk KPM! Bansos PKH dan BPNT Tahap 2 Tahun 2026 Dipercepat, Ini Bocoran Jadwal Pencairannya

Eli Kustiyawati • Minggu, 5 April 2026 | 08:56 WIB
Ilustrasi pencairan bansos. (Foto: YouTube Kemensos RI)
Ilustrasi pencairan bansos. (Foto: YouTube Kemensos RI)

RADAR BOGOR - Pemerintah melalui Kementerian Sosial (Kemensos) telah memastikan jadwal pencairan bantuan sosial (bansos) Program Keluarga Harapan (PKH) dan Bantuan Pangan Non Tunai (BPNT) atau Sembako tahap kedua tahun 2026 akan dilakukan pada bulan April, Mei, dan Juni 2026.

Dilansir dari Instagram @kemensosri, Menteri Sosial Saifullah Yusuf atau akrab dipanggil Gus Ipul mengungkapkan bahwa pihaknya telah menyepakati sejumlah perubahan penting dalam mekanisme penyaluran bansos.

Salah satu perubahan utama adalah percepatan penerimaan data dari Badan Pusat Statistik (BPS).

Baca Juga: Kabar Gembira! Penyaluran Bansos Triwulan 2 Tahun 2026 Dipercepat, Ini Info Lengkapnya

Jika sebelumnya data diterima pada tanggal 20 setiap triwulan, kini data akan diterima lebih awal, yaitu setiap tanggal 10. Jadwal penerimaan data tersebut meliputi 10 Januari, 10 April, 10 Juli, dan 10 Oktober.

"Data hasil pemutakhiran itu yang akan menjadi pedoman untuk menyalurkan bansos setiap bulannya," ujar Gus Ipul dalam keterangan resminya.

Untuk triwulan pertama, Mensos melaporkan bahwa penyaluran PKH dan Sembako telah tuntas dengan capaian lebih dari 96 persen.

Baca Juga: Informasi Penting Khusus KPM yang Sudah Terima Pencairan Bansos Tahap 1 2026 agar Bantuan Lancar

Dilansir dari YouTube Arfan Saputra Channel Penyaluran dilakukan melalui dua jalur, yakni melalui bank Himbara dan PT Pos Indonesia.

Khusus bagi penerima manfaat baru yang belum memiliki rekening bank, penyaluran dilakukan sementara melalui PT Pos Indonesia.

Proses pembukaan rekening membutuhkan waktu 2 hingga 3 bulan, sehingga pada triwulan berikutnya penerima tersebut akan beralih ke penyaluran melalui Himbara.

Baca Juga: Cara Mengubah Desil Bansos yang Tidak Sesuai: Panduan Lengkap untuk Masyarakat

Gus Ipul juga menyebutkan bahwa data untuk triwulan kedua dinilai lebih solid dan lebih baik dibandingkan sebelumnya, sehingga penyaluran pada bulan April, Mei, dan Juni 2026 diharapkan dapat berjalan tepat waktu dan tepat sasaran.

Gus Ipul mengimbau para penerima manfaat untuk menggunakan bansos tersebut secara bijak sesuai peruntukannya.

Ia juga mengajak keluarga penerima manfaat untuk secara bertahap ikut dalam program pemberdayaan sosial agar ke depannya menjadi keluarga yang lebih mandiri, sebagaimana harapan Presiden Prabowo.

Baca Juga: Bansos PKH dan BPNT Cair 10 April 2026? KPM Wajib Simak Aturan Baru Kemensos Soal Pembaruan Data

Validasi PBI Tahap 2 Dimulai 1 April 2026

Sementara itu, Kepala BPS turut menyampaikan hasil ground check Penerima Bantuan Iuran (PBI) tahap pertama.

Dari total 106.153 individu yang diidentifikasi memiliki penyakit katastrofik, ditemukan sebanyak 3.934 individu yang telah meninggal dunia, sementara 89.559 individu terkonfirmasi memang menderita penyakit katastrofik. Adapun sekitar 9.401 individu masih dalam proses penelusuran keberadaannya.

Baca Juga: Pemutakhiran Data Bansos 2026 Dipercepat, Pemilik Desil Ini Terancam Tak Cair, Cek Update SIKS-NG dan Jadwalnya di Sini

Secara keseluruhan, BPS telah berhasil melakukan identifikasi lapangan terhadap 105.129 individu dari total 106.153.

Untuk ground check PBI tahap kedua, BPS akan menelusuri sekitar 10,9 juta individu dari kelompok PBI yang sempat dinonaktifkan.

Proses ini telah resmi dimulai per 1 April 2026 dan hasilnya akan dilaporkan secara bertahap kepada Menteri Sosial. Data tersebut selanjutnya akan menjadi dasar penyaluran bansos pada triwulan kedua tahun 2026.***

 

Editor : Eli Kustiyawati
#bpnt #bansos #bps #Pencarian bantuan sosial #pkh