RADAR BOGOR - Antusiasme Keluarga Penerima Manfaat (KPM) dalam menantikan pencairan bantuan sosial alias bansos reguler semakin meningkat.
Dikutip dari YouTube Arfan Saputra Channel, Untuk memberikan kepastian dan mencegah antrean panjang yang sia-sia di mesin ATM, dilakukan pemantauan langsung terhadap kondisi saldo Kartu Keluarga Sejahtera (KKS) di wilayah Jawa Barat.
Fokus pemantauan kali ini menyasar pada pemegang kartu KKS terbitan Bank Mandiri tahun 2021, yang merupakan salah satu bank penyalur utama dalam himpunan bank milik negara (Himbara).
1. Pantauan Lapangan: Kondisi Saldo KKS per 7 April 2026
Berdasarkan hasil pengecekan fisik yang dilakukan di mesin ATM Bank Mandiri, berikut adalah fakta-fakta yang ditemukan di lapangan:
• Hasil pengecekan pada menu informasi saldo menunjukkan angka Rp0 (nol).
Baca Juga: Bansos Makin Tepat dan Cepat? Kemensos Siapkan Peran Baru PT Pos Indonesia hingga Pemberdayaan Warga
Hingga saat ini, belum ada tanda-tanda dana bantuan PKH (Program Keluarga Harapan) maupun BPNT (Bantuan Pangan Non-Tunai) untuk alokasi Tahap 2 masuk ke rekening KPM di wilayah Jawa Barat.
Meskipun periode salur di sistem pusat mulai menunjukkan transisi ke bulan April-Juni, pendistribusian dana ke rekening individu terpantau masih dalam proses administratif.
2. Imbauan bagi KPM agar Tetap Efisien
Pengecekan ini bertujuan agar para penerima manfaat tidak perlu menghabiskan waktu dan biaya transportasi untuk bolak-balik ke ATM jika memang hilal pencairan belum terlihat secara massal.
Pemerintah saat ini tengah melakukan sinkronisasi data pasca-penarikan data pemutakhiran per 10 April nanti.
KPM diingatkan untuk selalu menjaga kerahasiaan nomor PIN saat melakukan pengecekan mandiri dan tidak memberikan kartu KKS kepada pihak yang tidak berwenang.
"Berdasarkan pantauan langsung di mesin ATM Bank Mandiri wilayah Jawa Barat, menginformasikan kepada seluruh keluarga penerima manfaat bahwa saldo bantuan PKH dan BPNT untuk tahap kedua saat ini masih tercatat kosong atau belum ada pengiriman dana. Hasil pengecekan fisik ini menunjukkan proses distribusi dari bank penyalur ke rekening masing-masing KPM masih membutuhkan waktu tambahan," jelas narator dalam YouTube Arfan Saputra Channel.
3. Apa yang Harus Dilakukan KPM Saat Ini?
Sembari menunggu saldo terisi, para KPM disarankan untuk melakukan hal berikut:
Baca Juga: Di Balik Rapat Seskab dan Mensos: Bahas Sekolah Rakyat hingga Bansos Tepat Sasaran
• Pantau Info Pendamping: Selalu berkomunikasi dengan pendamping sosial PKH di desa atau kelurahan masing-masing untuk mendapatkan info valid mengenai penerbitan SP2D.
• Cek Lewat Mobile Banking: Jika memungkinkan, gunakan aplikasi perbankan digital untuk memantau saldo dari rumah guna menghemat waktu dan tenaga.
• Persiapkan Berkas: Pastikan kartu KKS dalam kondisi fisik yang baik dan tidak rusak agar proses penarikan dana nantinya tidak terkendala.
Masyarakat diharapkan tetap tenang dan terus memantau informasi resmi dari saluran kementerian terkait.
Proses ini diprediksi akan mengalami percepatan seiring dengan kebijakan baru pemutakhiran data bansos, yang dilakukan pemerintah pada pertengahan bulan April ini.***
Editor : Eli Kustiyawati