Bansos Bogor Ekonomi Hiburan Internasional Jawa Barat Nasional Olahraga Otomotif Pendidikan Politik

Bansos April 2026 Masih Terus Cair Sampai Pertengahan Bulan, PKH BPNT BLT Dana Desa dan Bantuan Pangan Belum Tuntas

Ira Yulia Erfina • Kamis, 9 April 2026 | 15:39 WIB
Ilustrasi Penyaluran Uang Bansos PKH atau BPNT. (Foto: Instagram @kemensosri)
Ilustrasi Penyaluran Uang Bansos PKH atau BPNT. (Foto: Instagram @kemensosri)

RADAR BOGOR - Penyaluran bantuan sosial (bansos) memasuki fase lanjutan pada awal April 2026, dengan sejumlah program yang masih berjalan dan ditargetkan rampung secara bertahap hingga pertengahan bulan. 

Proses distribusi dilakukan melalui berbagai jalur penyaluran sesuai dengan mekanisme masing-masing program, serta menyesuaikan kondisi di setiap daerah agar bantuan dapat diterima oleh keluarga penerima manfaat sesuai data yang telah ditetapkan.

1. Status Pencairan di SIKS-NG (SPM ke SI)

Melansir dari kanal Youtube Cek Bansos pada Kamis, 9 April 2026, bagi keluarga penerima manfaat yang memantau status bantuan melalui sistem SIKS-NG, terdapat perkembangan pada perubahan status pencairan. 

Baca Juga: Mampu Produksi hingga 11 Ton, Kementan Borong Benih Padi IPB 3S, Mentan Amran: Bentuk Penghargaan terhadap Peneliti

Penerima yang sudah melihat keterangan SPM (Surat Perintah Membayar) menandakan bahwa bantuan telah memasuki tahap proses pembayaran. 

Status ini umumnya diberikan kepada penerima bansos reguler Tahap 1 dengan alokasi Januari hingga Maret 2026 yang sebelumnya mengalami keterlambatan atau belum masuk saldo.

Setelah status SPM, tahap berikutnya adalah perubahan menjadi SI (Standing Instruction). Pada tahap ini, bantuan telah siap disalurkan ke rekening Kartu Keluarga Sejahtera. 

Baca Juga: PLN Perkuat GI Juishin Bekasi Demi Jaga Keandalan Listrik

Penerima perlu menunggu hingga status tersebut muncul sebelum melakukan pengecekan saldo agar proses dapat dipastikan telah selesai.

2. Empat Jenis Bansos yang Disalurkan

Berdasarkan informasi dari kanal Youtube Sukron Channel, pada periode ini, terdapat empat bantuan sosial yang masih dalam proses pencairan. 

Program pertama adalah Program Keluarga Harapan (PKH) Tahap 1 Tahun 2026 yang hingga kini masih disalurkan, terutama bagi keluarga penerima manfaat yang menerima bantuan melalui PT Pos Indonesia. 

Baca Juga: ASN Wajib Tahu, Ini Aturan Baru BKN Soal Pencantuman Gelar dan Nasib Karier Anda di Tahun 2026

Proses ini berlangsung bertahap karena masih adanya penerima yang belum mendapatkan pencairan pada periode sebelumnya.

Selanjutnya, Bantuan Pangan Non-Tunai (BPNT) Tahap 1 juga masih berjalan dengan kondisi yang serupa, khususnya bagi penerima yang belum menerima bantuan melalui rekening Kartu Keluarga Sejahtera. 

Penyaluran melalui kantor pos menjadi salah satu jalur yang digunakan untuk menuntaskan distribusi kepada penerima yang tertunda.

Baca Juga: Fakta Ledakan Lapangan Padel di Bogor, BPBD Beberkan Biangnya

Bantuan lainnya adalah bantuan pangan berupa beras dan minyak goreng yang diberikan kepada masyarakat dalam kategori Desil 1 hingga Desil 4. 

Bantuan ini merupakan alokasi untuk bulan Februari dan Maret 2026, namun penyalurannya di beberapa wilayah baru diselesaikan pada minggu ini. Hal ini disebabkan oleh perbedaan kecepatan distribusi di tiap daerah.

Selain itu, Bantuan Langsung Tunai (BLT) Dana Desa juga masih terus disalurkan oleh pemerintah desa masing-masing. 

Baca Juga: Catat! Rincian Nominal Bansos PKH Tahap 2 April-Juni 2026, Berikut Perhitungan Bantuan Berdasarkan Komponen Keluarga

Bantuan ini memiliki jumlah penerima yang lebih terbatas dibandingkan tahun sebelumnya, karena penyesuaian anggaran serta prioritas penerima di tingkat desa.

“Kemudian bantuan yang keempat ini yang mungkin masih ada penyaluran di desa-desa adalah BLT dana desa. Nah, tapi saat ini kuota penerima BLT desa ini sedikit ya,” ungkap narator melalui kanal Youtube Sukron Channel.

3. Progres Bansos Tahap 2 (PKH & BPNT)

Proses persiapan penyaluran bansos Tahap 2 untuk PKH dan BPNT juga mulai berjalan. Salah satu perubahan yang terjadi adalah percepatan pengiriman data dari Badan Pusat Statistik ke Kementerian Sosial, yang sebelumnya dilakukan setiap tanggal 20 menjadi sekitar tanggal 10 pada awal triwulan.

Baca Juga: PLN Bogor Pastikan Listrik Stabil dan Bebas Gangguan

Data penerima untuk Tahap 2 mulai diproses setelah 10 April 2026. Tahapan ini meliputi verifikasi dan validasi data sebelum masuk ke proses pencairan. 

Estimasi waktu yang dibutuhkan berkisar antara satu hingga tiga minggu, sehingga penyaluran secara bertahap diperkirakan berlangsung pada periode Mei hingga Juni 2026.

4. Prioritas Penerima Baru

Dalam penyaluran tahun ini, terdapat peluang bagi masyarakat yang berada dalam kategori Desil 1 dan Desil 2 namun belum pernah menerima bantuan sosial untuk masuk sebagai penerima baru. 

Baca Juga: Jangan Daftar CPNS 2026 Sebelum Baca Ini, Kategori Pelamar yang Paling Berpeluang Besar Lulus Administrasi

Hal ini dilakukan sebagai bagian dari penyesuaian data penerima, terutama untuk menggantikan keluarga yang kondisi ekonominya telah mengalami peningkatan ke kategori yang lebih tinggi.***

Editor : Asep Suhendar
#bpnt #spm #bansos #pkh