Bansos Bogor Ekonomi Hiburan Internasional Jawa Barat Nasional Olahraga Otomotif Pendidikan Politik

Waspadalah, Hoaks Pendaftaran Bansos Beras dan Minyak via Facebook, Ini Fakta Sebenarnya

Lucky Lukman Nul Hakim • Jumat, 10 April 2026 | 06:49 WIB
Kementerian Komdigi ingatkan masyarakat waspadai hoaks Bansos.
Kementerian Komdigi ingatkan masyarakat waspadai hoaks Bansos.

RADAR BOGOR - Salah satu unggahan di media sosial Facebook yang menginformasikan adanya pendaftaran bantuan sosial (Bansos) berupa beras dan minyak goreng, tengah ramai diperbincangkan. 

Informasi tersebut, mengajak masyarakat untuk mendaftar melalui platform media sosial, sehingga memicu perhatian luas di tengah kebutuhan Bansos pemerintah.

Namun, kabar tersebut dipastikan tidak benar. 

Baca Juga: Jembatan Baru di Harjasari Kota Bogor, TNI Genjot Akses Warga Lewat Program Perintis Garuda

Kementerian Komunikasi dan Digital (Komdigi) melalui laman resminya menegaskan, informasi terkait pendaftaran bansos melalui Facebook merupakan hoaks.

Berdasarkan penelusuran yang dilaporkan oleh Turnbackhoax.id, tidak ditemukan sumber kredibel yang mendukung klaim tersebut. 

Bahkan, video yang beredar dalam unggahan tersebut terindikasi sebagai hasil manipulasi teknologi kecerdasan buatan atau artificial intelligence (AI) dengan tingkat probabilitas rekayasa mencapai 99,6 persen.

Baca Juga: Tak Perlu Insecure, Ini Bocoran Formasi CPNS Tanpa Syarat Tinggi Badan yang Bisa Jadi Peluang Emas di 2026

Penelusuran lebih lanjut dengan kata kunci terkait menunjukkan bahwa informasi bansos beras dan minyak goreng tahun 2026 merujuk pada mekanisme resmi pemerintah. 

Dalam artikel yang beredar, disebutkan bahwa penyaluran bantuan didasarkan pada Kementerian Sosial Republik Indonesia melalui Data Terpadu Kesejahteraan Sosial (DTKS).

Masyarakat yang ingin memastikan status penerima Bansos dapat melakukan pengecekan secara resmi melalui situs yang telah disediakan pemerintah, bukan melalui tautan yang beredar di media sosial.

Baca Juga: DWP Kota Bogor Diminta Makin Solid, Dukung Pembangunan dan Keluarga Sejahtera

Kasus ini menjadi pengingat penting bagi masyarakat untuk lebih waspada terhadap informasi yang beredar di dunia digital, terutama yang berkaitan dengan Bansos pemerintah. 

Pemerintah pun terus mengimbau, agar masyarakat selalu memverifikasi informasi melalui sumber resmi guna menghindari penipuan maupun penyebaran hoaks. (*)

Editor : Lucky Lukman Nul Hakim
#Data Terpadu Kesejahteraan Sosial #komdigi #bansos #hoaks #DTKS