
RADAR BOGOR - Kementerian Sosial Republik Indonesia terus mempersiapkan penyaluran bantuan sosial reguler atau bansos Program Keluarga Harapan (PKH) dan Bantuan Pangan Non Tunai (BPNT) untuk triwulan kedua tahun 2026, yang mencakup alokasi bulan April, Mei, dan Juni.
Berdasarkan informasi terbaru dari YouTube Cek Bansos, pada 9 April 2026, kuota penerima PKH secara nasional masih sama seperti tahap pertama, yakni sebanyak 10 juta Keluarga Penerima Manfaat (KPM), baik penerima baru maupun penerima lama.
Sementara itu, kuota untuk BPNT atau sembako ditetapkan sebanyak 18 juta KPM dari seluruh wilayah Indonesia yang berada di desil 1 hingga desil 4.
Prioritas penerima PKH di tahap kedua ini adalah KPM yang berada di desil 1 dan desil 2. Adapun KPM di desil 3 dan desil 4 tetap berpeluang menerima bantuan apabila masih tersedia kuota dan komponen di wilayah masing-masing.
Informasi ini sekaligus meluruskan kabar yang beredar bahwa desil 3 dan desil 4 tidak lagi bisa mendapatkan bantuan sosial.
Faktanya, kedua desil tersebut masih masuk dalam cakupan penerima PKH maupun BPNT di triwulan kedua ini.
Baca Juga: KPM Bansos Wajib Pahami Sistem Kuota Desil dalam DTSEN dan Pengetatan Kriteria Penerima Manfaat
Status SIKS-NG per 9 April 2026: Belum Terupdate
Beredar kabar di media sosial yang menyebut bahwa data penyaluran PKH dan BPNT tahap kedua sudah terupdate di aplikasi SIKS-NG milik Kementerian Sosial.
Kabar tersebut menyebutkan bahwa periode salur, nama-nama penerima, dan data bayar sudah bisa dilihat di sistem tersebut.
Baca Juga: Cek Saldo KKS Hari Ini! Update Pencairan Bansos PKH dan BPNT Tahap 2 Per 10 April 2026
Namun setelah dilakukan pengecekan langsung melalui aplikasi SIKS-NG pendamping sosial pada 9 April 2026, hasilnya menunjukkan bahwa informasi tersebut tidak benar.
Data monitoring penyaluran bantuan sosial untuk alokasi April, Mei, dan Juni 2026 sampai saat ini belum terupdate.
Periode salur yang tercantum masih merupakan data tahap pertama. Nama-nama penerima, periode salur, maupun data bayar untuk tahap kedua belum muncul di sistem.
Dengan demikian, KPM diminta untuk tidak tergesa-gesa dan tetap memantau informasi resmi dari Kementerian Sosial maupun pendamping sosial di wilayah masing-masing.
Penyaluran Beras 20 Kg dan Minyak 4 Liter di Sekitar 30 Daerah
Meski data SIKS-NG untuk tahap kedua belum terupdate, penyaluran bantuan pangan berupa beras 20 kg dan minyak goreng 4 liter terus berjalan di berbagai wilayah.
Pada pekan ini, sekitar 30 daerah secara serentak melaporkan jadwal penyaluran bantuan pangan tersebut, berlangsung mulai hari Senin hingga Sabtu.
Sejumlah wilayah yang sudah menjadwalkan atau telah melaksanakan penyaluran antara lain Kabupaten Pidie Jaya (Aceh), Kota Kupang (NTT), Kota Probolinggo (Jawa Timur), Kota Kediri, Jambi, Jakarta Barat, Kota Bekasi, Kulon Progo (Yogyakarta), Lumajang, Kabupaten Bengkulu, Kota Pontianak, Kota Pekanbaru, Kota Batam, Kota Bogor, Cianjur, Ciamis, Kota Tangerang, Magelang, Wates, Sukoharjo, Klaten, Sragen, dan Surabaya.
Baca Juga: Bansos PKH dan BPNT Cair Mulai 10 April 2026, Ini Cara Cek Nama Penerima dan Besaran Dana
Proses distribusi bantuan pangan ini dilakukan secara bertahap karena pengiriman beras dan minyak dari Perum Bulog ke masing-masing wilayah tidak selalu bersamaan.
Ada daerah yang menerima beras terlebih dahulu, ada pula yang menerima minyak lebih dulu.
Hal ini bergantung pada koordinasi antara Perum Bulog, pihak kelurahan atau kecamatan, serta instansi terkait di masing-masing daerah.
Bagi KPM yang belum menerima surat undangan pengambilan beras dan minyak, diminta untuk bersabar dan menunggu jadwal dari pihak kelurahan atau kecamatan setempat.***
Editor : Eli Kustiyawati