RADAR BOGOR - Penyaluran bantuan sosial Program Keluarga Harapan (PKH) dan Bantuan Pangan Non Tunai (BPNT) terus digenjot pemerintah hingga 10 April 2026.
Pencairan dilaporkan terjadi di berbagai bank penyalur seperti Bank Rakyat Indonesia, Bank Mandiri, Bank Negara Indonesia, serta Bank Syariah Indonesia.
Percepatan bansos dilakukan untuk menuntaskan penyaluran bansos tahap 1 sebelum beralih penuh ke tahap 2.
Baca Juga: Sedang Disiapkan, Cek Progres Skema Pensiun PPPK, Inilah 10 Poin Penting yang Wajib Diketahui
Hingga saat ini, masih terdapat sekitar 1 juta KPM penerima BPNT dan 2 juta penerima program sembako yang belum menerima bantuan tahap pertama.
Akibatnya, pencairan tahap 1 dan tahap 2 berpotensi berlangsung secara bersamaan dalam beberapa pekan ke depan. Strategi ini dilakukan agar tidak ada penerima yang tertinggal.
Di sisi lain, bansos berupa pangan juga mulai disalurkan di sejumlah daerah.
Baca Juga: Lurah Serua Depok Pastikan TPS Liar yang Terima Buangan Sampah hingga Tangsel Ditutup Permanen
Di Kota Probolinggo, misalnya, warga menerima bantuan berupa beras dan minyak goreng melalui distribusi langsung di tingkat kelurahan.
Kemensos juga dijadwalkan menerima pembaruan data dari Badan Pusat Statistik sebagai dasar penyaluran tahap berikutnya, guna memastikan bantuan sosial tersalurkan lebih tepat sasaran.
Selain percepatan penyaluran, pemerintah menggandeng PT Pos Indonesia untuk memperluas distribusi sekaligus mendorong program pemberdayaan bagi penerima bansos, terutama di wilayah terpencil.***
Editor : Maulidia