RADAR BOGOR - Kanal youtube Cek Bansos mengungkapkan, hasil pengecekan Sistem Informasi Kesejahteraan Sosial Next Generation (SIKS NG).
"Masih belum berubah yaitu masih di dalam tahapan Januari, Februari, Maret," ungkapnya.
Pencairan bansos tahap kedua memang belum ada perkembangan terbaru, sehingga dilakukan pengecekan melalui Kartu Keluarga Sejahtera (KKS) terbitan Bank Mandiri, BRI, dan BNI.
Baca Juga: Presiden Prabowo Pamit dari Ketua Umum IPSI, Dorong Regenerasi Kepemimpinan
"Bank Mandiri melalui Living Bay Mandiri, Bank BRI melalui Mobile Banking Primo, dan juga Bank BNI melalui Wonder by BNI," jelas kanal Cek Bansos.
Pengecekan dilakukan kepada salah satu Keluarga Penerima Manfaat dampingan kanal Cek Bansos.
"Hasilnya apakah sudah ada saldo masuk untuk PKH atau BBNT?" tanya kanal Cek Bansos.
Pengecekan pencairan bansos tahap kedua dilakukan di Bank Mandiri dan belum ada saldo yang masuk.
Baca Juga: Universitas Islam Bogor Diresmikan, Tonggak Sejarah Peradaban Baru di Kabupaten Bogor
Sehingga, semua pemilik KKS terbitan Bank Mandiri pada Sabtu, 11 April 2026 jangan dulu melakukan pengecekan saldo tahap kedua.
Kemudian pengecekan dilakukan melalui mobile banking Bank BRI Brimo.
"Hasilnya pun sama seperti Bank Mandiri yaitu belum ada saldo yang masuk baik PKH maupun untuk BPNT," ucap kanal Cek Bansos.
Selanjutnya, bank terakhir yang dicek adalah Bank BNI melalui mobile banking Wonder.
Berdasarkan pengecekan, pencairan bansos Prorgram Keluarga Harapan dan Bantuan Pangan Non Tunai (PKH BPNT) tahap kedua belum ada saldo yang masuk di KKS BNI.
KPM jangan dulu melakukan pengecekan, karena hasilnya masih nol atau bantuan tahap kedua 2026 belum tersalurkan.
Baca Juga: ASN dan PPPK Wajib Simak, Gaji ke 13 2026 Terancam Tak Utuh, Cek Alasan dan Penjelasannya
Sementara itu, sejumlah KPM mengaku menerima pencairan bansos senilai Rp600.000 melalui KKS BNI.
Setelah ditelusuri, penerima manfaat yang menerima pencairan adalah KPM Peralihan, yang sebelumnya cair melalui Pos.
Editor : Siti Dewi Yanti