RADAR BOGOR - Kementerian Sosial (Kemensos) melakukan skema percepatan pemutakhiran data yang biasanya dilakukan setiap tanggal 20 menjadi tanggal 10 April.
Langkah ini membuka peluang besar bagi bantuan sosial (bansos) PKH dan BPNT Tahap 2 untuk cair lebih awal di akhir bulan April ini, dari yang semula diprediksi baru akan cair masif pada bulan Mei mendatang, melansir dari kanal YouTube Ariawanagus.
Skema Percepatan Data
Keputusan pemerintah memajukan tenggat waktu pengumpulan data per 10 April 2026 menjadi sinyal kuat bahwa proses birokrasi penyaluran dana sedang dikebut.
Percepatan ini mencakup pembaruan data DTKS (Data Terpadu Kesejahteraan Sosial) yang menjadi dasar pencairan bantuan reguler.
“Dengan adanya informasi percepatan pemberian data ke Kemensos ini, ada peluang bantuan cair lebih cepat,” ulas narator channel Ariawanagus.
Daftar Bansos yang Cair Mulai Minggu Ini
Meskipun KPM Tahap 2 diminta bersabar menunggu kabar di SIKS-NG, per hari ini beberapa bantuan terpantau tetap mengalir ke kantong masyarakat.
Berikut adalah daftar bantuan yang sedang dalam proses penyaluran di pekan kedua April:
- PKH dan BPNT Tahap 1 Susulan: Bagi KPM yang belum cair di bulan sebelumnya, termasuk peralihan dari PT Pos ke KKS.
- Bantuan Pangan Stimulus: Penyaluran beras 10 kg dan minyak goreng alokasi Februari-Maret masih dikebut hingga akhir April agar merata secara nasional.
- Bantuan PIP dan Atensi API: Bantuan pendidikan dan bantuan untuk disabilitas/lansia terpantau segera cair berdekatan dalam waktu dekat.
Klarifikasi Struk Pencairan di Media Sosial
Terkait ramainya bukti struk penarikan saldo di media sosial belakangan ini, KPM diimbau untuk teliti.
Faktanya, saldo yang masuk saat ini mayoritas adalah bantuan Tahap 1 susulan bagi penerima baru atau mereka yang baru saja melakukan aktivasi rekening.
Untuk bantuan Tahap 2 alokasi April-Mei-Juni, secara sistem SIKS-NG per hari ini masih dalam tahap persiapan data hasil percepatan 10 April kemarin.
Peluang bagi Penerima BLT Kesra
Ada catatan menarik di tahun 2026 ini, di mana banyak KPM baru yang sebelumnya hanya menerima BLT Kesra kini mulai masuk menjadi penerima reguler PKH atau BPNT.
Hal ini dimungkinkan karena adanya evaluasi kelayakan dan ketersediaan kuota. Namun, perlu diingat bahwa kuota PKH/BPNT terbatas hanya untuk sekitar 18,8 juta penerima, sehingga proses verifikasi dilakukan sangat ketat dan tepat sasaran.
Mengingat proses penarikan data sudah dilakukan lebih cepat, kami menghimbau seluruh KPM untuk segera mengecek status kepesertaan secara berkala melalui laman resmi cekbansos.go.id atau berkoordinasi dengan pendamping sosial masing-masing.
Pastikan NIK Anda sudah padan dengan data Dukcapil agar saat lampu hijau pencairan Tahap 2 menyala di akhir April nanti, bantuan Anda tidak tersendat kendala administrasi.***
Editor : Eli Kustiyawati