RADAR BOGOR - Memasuki hari Senin, 13 April 2026, antusiasme Keluarga Penerima Manfaat (KPM) untuk mengecek saldo bantuan sosial (bansos) PKH dan BPNT Tahap 2 semakin tinggi.
Meski pemerintah telah memulai proses percepatan data, hasil pengecekan lapangan di berbagai wilayah menunjukkan bahwa saldo bantuan reguler untuk periode April-Juni 2026 masih terpantau belum masuk ke rekening Kartu Keluarga Sejahtera (KKS).
KPM dihimbau untuk tetap tenang dan melakukan pengecekan secara mandiri melalui aplikasi perbankan digital guna menghindari informasi yang tidak akurat.
Mengutip dari kanal YouTube Arfan Saputra Channel, berdasarkan bukti pengecekan langsung melalui aplikasi Livin' by Mandiri. Pada Senin pagi, 13 April 2026 pukul 05.04 WIB, saldo KKS milik KPM masih menunjukkan angka nol untuk alokasi terbaru. Sebagian besar kartu KKS hanya menyisakan dana dari pencairan tahap sebelumnya yang belum sempat diambil oleh penerima.
“Ternyata sampai hari ini untuk PKH maupun BPNT tahap kedua masih belum cair juga ya. Ini masih ada sisa saldo pencairan PKH tahap satu kemarin di bulan Februari,” ungkap narator kanal Arfan Saputra Channel saat melakukan pantauan saldo.
Hingga pekan kedua April 2026, status di sistem SIKS-NG (Sistem Informasi Kesejahteraan Sosial Next Generation) secara nasional memang belum menunjukkan perubahan periode salur ke Tahap 2 bagi seluruh daerah. Hal ini disebabkan oleh proses verifikasi dan pemutakhiran data yang baru saja dilakukan Kemensos setelah tanggal 10 April kemarin.
Masyarakat diprediksi baru akan melihat pergerakan saldo pencairan yang lebih masif pada akhir bulan April 2026. Proses ini biasanya akan ditandai dengan perubahan status di sistem menjadi SPM (Surat Perintah Membayar) dan kemudian beralih ke SI (Standing Instruction) sebelum dana akhirnya ditransfer oleh Bank Penyalur ke rekening KPM.
Agar tidak membuang waktu dan tenaga untuk bolak-balik ke mesin ATM, KPM sangat disarankan untuk menggunakan layanan mobile banking dari Bank Himbara. Cara ini jauh lebih aman dan cepat untuk memantau kapan dana bantuan masuk:
-Bank Mandiri: Gunakan aplikasi Livin' by Mandiri.
Keterlambatan pencairan bagi beberapa individu sering kali disebabkan oleh data yang tidak sinkron antara KTP, Kartu Keluarga, dan DTSEN (Data Tunggal Sosial Ekonomi Nasional).
Pemerintah terus menekankan pentingnya sinkronisasi NIK agar proses transfer dana di tahap kedua ini tidak mengalami kendala teknis yang mengakibatkan bansos gagal cair.
Kembali diingatkan untuk para penerima manfaat agar tidak mudah percaya pada kabar yang menyebutkan bansos tahap 2 sudah cair secara merata sebelum melakukan pengecekan mandiri. Pastikan status kepesertaan Anda masih aktif di laman cekbansos.go.id.
Jika terjadi kendala berkelanjutan, segera konsultasikan dengan pendamping sosial di wilayah masing-masing untuk memastikan data Anda sudah tervalidasi di sistem terbaru.***