RADAR BOGOR - Kementerian Sosial RI bergerak serius mengubah nasib Keluarga Penerima Manfaat (KPM) yang selama ini bergantung pada bantuan sosial (bansos).
Wakil Menteri Sosial Agus Jabo Priyono secara langsung mengajak Bank Mandiri dan Himbara (Himpunan Bank Milik Negara) untuk ikut turun tangan memperkuat program pemberdayaan masyarakat miskin bukan lagi sekadar menyalurkan bansos, tetapi membantu KPM benar-benar mandiri.
Dari Ketergantungan Bansos ke Kemandirian Ekonomi
Pertemuan antara Wamensos Agus Jabo Priyono dan perwakilan Bank Mandiri berlangsung di Kantor Kementerian Sosial RI pada Minggu, 13 April 2025.
Baca Juga: Bansos Tahap Dua 2026 Belum Cair, Simak Bocoran Jadwal, Daerah Prioritas, dan Cara Cek Saldo Terbaru
Dalam kesempatan itu, Wamensos menegaskan bahwa pemerintah kini tengah mendorong perubahan paradigma besar dalam penanganan kemiskinan, mengutip dari akun instagram @kemensosri.
Selama ini, tidak sedikit KPM yang menerima bantuan sosial seperti PKH dan BPNT selama lebih dari lima tahun berturut-turut tanpa ada peningkatan kondisi ekonomi yang signifikan.
Kondisi inilah yang mendorong Kemensos untuk memperkuat program pemberdayaan agar KPM bisa naik kelas dan keluar dari lingkaran kemiskinan.
Bank Mandiri dan Himbara Diminta Berkontribusi Lebih
Baca Juga: Bansos PKH dan BPNT Tahap 2 Tahun 2026 Siap Cair, Kemensos Pakai Data Baru DTSEN, Cek Selengkapnya
Dalam pertemuan tersebut, Wamensos Agus Jabo secara khusus mengajak Bank Mandiri sebagai bagian dari Himbara untuk tidak hanya berperan sebagai penyalur dana bansos, tetapi turut aktif berkontribusi dalam penguatan pemberdayaan ekonomi masyarakat penerima manfaat.
Langkah ini sejalan dengan semangat Kemensos yang ingin menggandeng berbagai pihak, mulai dari perbankan negara, lembaga swasta, hingga komunitas lokal, demi memperluas jangkauan dan dampak nyata program pemberdayaan.
Ini Bentuk Bantuan yang Bisa Diterima KPM Selain Bansos Rutin
Bagi KPM yang ingin tahu apa saja bentuk dukungan yang bisa didapat dari program pemberdayaan ini, berikut beberapa contoh yang disebutkan Kemensos:
Baca Juga: Update Terbaru! Bansos PKH dan BPNT Tahap 2 Tahun 2026 Memasuki Tahap Finalisasi, Cek Skema Barunya
- Bantuan ternak ayam petelur untuk membuka sumber penghasilan baru.
- Pelatihan keterampilan sesuai potensi lokal dan kebutuhan pasar.
- Bantuan modal usaha bagi KPM yang siap memulai usaha kecil.
- Alat produksi untuk mendukung kegiatan ekonomi produktif.
- Workshop peningkatan kapasitas agar KPM siap bersaing di pasar kerja.
Program-program ini dirancang agar KPM tidak hanya bertahan hidup dari bansos, tetapi mampu meningkatkan penghasilan dan kualitas hidup secara berkelanjutan.
Apa Artinya Bagi KPM Saat Ini?
Bagi Anda yang saat ini masih menerima PKH, BPNT, atau bantuan sosial lainnya, langkah Kemensos ini adalah sinyal penting: pemerintah sedang mempersiapkan jalan keluar yang lebih nyata dari kemiskinan, bukan sekadar bantuan bulanan.
KPM yang datanya sudah valid di DTSEN (Data Tunggal Sosial Ekonomi Nasional) dan NIK-nya aktif di Dukcapil berpeluang lebih besar untuk diikutsertakan dalam program pemberdayaan ini. Karena itu, pastikan data Anda sudah terbarui dan sesuai.
Cek Status dan Pastikan Data Anda Valid
Jika Anda adalah KPM aktif atau ingin mengetahui apakah Anda termasuk sasaran program pemberdayaan ini, ada beberapa langkah yang bisa dilakukan:
- Cek status bansos melalui laman resmi cekbansos.kemensos.go.id.
- Hubungi pendamping sosial di wilayah Anda untuk informasi program pemberdayaan.
- Pastikan NIK dan data keluarga sudah sinkron dengan data kependudukan.
Jangan mudah percaya informasi bansos dari sumber tidak resmi. Selalu rujuk pada kanal resmi Kementerian Sosial RI atau pendamping PKH di daerah Anda.***
Editor : Eli Kustiyawati