Bansos Bogor Ekonomi Hiburan Internasional Jawa Barat Nasional Olahraga Otomotif Pendidikan Politik

Gus Ipul Sebut Ada 18 Juta KPM Terima Bansos, Data Dinamis Jadi Penyebab Ada yang Dicoret dan Ditambahkan

Maulidia • Selasa, 14 April 2026 | 11:59 WIB
Ilustrasi bansos disalurkan kepada KPM.
Ilustrasi bansos disalurkan kepada KPM.

 


RADAR BOGOR - Pemerintah menyalurkan bantuan sosial Program Keluarga Harapan (PKH) dan Bantuan Pangan Non Tunai (BPNT) kepada sekitar 18 juta Keluarga Penerima Manfaat (KPM) di seluruh Indonesia.

Menteri Sosial Saifullah Yusuf menjelaskan skema penyaluran akan dilakukan melalui rekening bank Himbara maupun secara langsung melalui PT Pos Indonesia, terutama bagi penerima yang tidak memiliki akses perbankan.

Namun demikian, Gus Ipul menegaskan, data penerima bansos bersifat dinamis. Hal ini menyebabkan adanya perubahan dalam daftar penerima pada setiap triwulan.

Baca Juga: Pesona Cantiknya Curug Pasir Reungit Jadi Destinasi Favorit di Bogor, Akses Mudah Gak Perlu Tracking Jauh Cuma Rp15 Ribu

“Ada yang sebelumnya menerima kemudian tidak menerima lagi karena termasuk inclusion error. Sebaliknya, ada juga yang sebelumnya tidak menerima kini menjadi penerima,” ujar Gus Ipul, pada Selasa, 14 April 2026.

Perubahan data juga dipengaruhi oleh kondisi sosial penerima, seperti meninggal dunia atau perubahan tingkat kesejahteraan.

 Dalam kasus tersebut, bansos akan dialihkan kepada masyarakat lain yang dinilai lebih berhak.

Baca Juga: Jelang Tahap II Cair, Ini 5 Agenda Penting Penyaluran Bansos PKH dan BPNT yang Sedang Dituntaskan Pemerintah

Pengelolaan data dilakukan secara terpusat oleh Badan Pusat Statistik (BPS) yang bertugas melakukan verifikasi, validasi, serta pemeringkatan kesejahteraan masyarakat dari desil 1 hingga desil 10.***

Editor : Maulidia
#bpnt #keluarga penerima manfaat #bansos #pkh