Bansos Bogor Ekonomi Hiburan Internasional Jawa Barat Nasional Olahraga Otomotif Pendidikan Politik

Pencairan Bansos PKH BPNT Tahap 2 Tahun 2026 Masih Proses Data, Ini Status Terbaru SIKS-NG dan Penjelasan Lengkap untuk KPM

Ira Yulia Erfina • Selasa, 14 April 2026 | 19:46 WIB
Ilustrasi Penyaluran Bansos PKH dan Sembako oleh petugas kepada KPM.(Foto: Instagram @dinsospppa_kotamadiun)
Ilustrasi Penyaluran Bansos PKH dan Sembako oleh petugas kepada KPM.(Foto: Instagram @dinsospppa_kotamadiun)

RADAR BOGOR - Pembaruan terbaru mengenai penyaluran bantuan sosial (bansos) Program Keluarga Harapan (PKH) dan Bantuan Pangan Non Tunai (BPNT) tahap kedua tahun 2026 menunjukkan bahwa proses masih berada pada tahap administrasi dan belum memasuki fase pencairan dana. 

Melansir dari kanal Youtube Diary Bansos pada Selasa, 14 April 2026, bahwa berdasarkan data per 12 hingga 13 April 2026, sistem SIKS-NG belum menampilkan perubahan signifikan terkait periode salur untuk triwulan kedua yang mencakup April, Mei, dan Juni 2026. 

Pada menu PKH maupun BPNT, baik di bagian final closing maupun tampilan DTKS, belum terlihat keterangan resmi yang menunjukkan dimulainya penyaluran tahap kedua.

Baca Juga: Nama Dicoret dari Daftar Bansos? Ternyata Ini Penyebabnya, Cek Update Terbaru Penyaluran PKH dan BPNT

Dalam perkembangan yang sama, terdapat penjelasan terkait proses yang berlangsung di internal Kementerian Sosial. 

Informasi mengenai dimulainya proses sejak 10 April 2026 merujuk pada penarikan data untuk keperluan verifikasi dan pemutakhiran, bukan proses transfer bantuan ke rekening penerima. 

Penyesuaian juga terjadi pada jadwal penarikan data, di mana sebelumnya dilakukan setiap tanggal 20, kini dipercepat menjadi tanggal 10 setiap bulan sebagai bagian dari mekanisme pembaruan data yang lebih rutin.

Baca Juga: Saldo KKS Masih Kosong? Ternyata Ini Penyebabnya dan Alasan KPM Bansos 5 Tahun Terancam Dicoret

Di sisi lain, terdapat laporan mengenai sejumlah Keluarga Penerima Manfaat (KPM) yang menerima saldo bantuan pada hari ini. Namun, kondisi ini tidak berkaitan dengan pencairan tahap kedua. 

Saldo yang masuk tersebut ditujukan kepada kelompok tertentu, yaitu KPM yang statusnya dalam sistem telah mencapai tahap SPM (Surat Perintah Membayar) untuk periode tahap pertama, yakni Januari hingga Maret 2026. 

Selain itu, penerima yang baru mendapatkan kartu KKS atau yang sebelumnya berstatus tidak aktif (exclude) pada akhir tahun 2025 juga termasuk dalam kelompok yang saat ini mulai menerima bantuan, setelah status mereka diperbarui dan dinyatakan valid dalam sistem.

Baca Juga: Program MBG Dapat Rapot Hijau, Hasil Survei Cyrus Network: 65 Persen Masyarakat Puas

Sementara itu, untuk pencairan tahap kedua, belum terdapat tanda-tanda pencairan langsung. 

Proses penyaluran diperkirakan akan mulai menunjukkan perkembangan lebih lanjut menjelang akhir April 2026, seiring dengan selesainya tahapan verifikasi dan pemutakhiran data yang sedang berjalan saat ini.

“Pencairan bantuan PKH atau BPNT tahap kedua (April-Juni) diharapkan mulai menunjukkan tanda-tanda atau "hilal" pencairan pada akhir bulan April 2026,” ujar narator melalui kanal Youtube Diary Bansos.

Baca Juga: Empat Bulan Pasca Bencana Aceh dan Sumatera, Mayoritas Publik Nilai 79,6 Penanganan Lebih Baik

Bagi KPM yang belum menerima bantuan pada awal tahun, khususnya yang baru memiliki kartu KKS, disarankan untuk melakukan pengecekan status secara berkala melalui pendamping sosial di wilayah masing-masing atau melalui akses sistem di tingkat desa. 

Jika status sudah mencapai tahap SPM, maka bantuan berpotensi segera diterima dan dapat dipantau melalui rekening atau layanan perbankan yang tersedia. 

Sementara itu, bagi penerima reguler tahap kedua, proses yang masih berlangsung saat ini menandakan bahwa penyaluran belum dimulai dan masih menunggu tahapan administrasi selesai.***

Editor : Asep Suhendar
#bpnt #kpm #bansos #pkh