RADAR BOGOR - Kabar gembira datang bagi jutaan Keluarga Penerima Manfaat (KPM) bansos di seluruh Indonesia.
Dikutip dari YouTube Arfan Saputra Channel, Menteri Sosial (Mensos) Saifullah Yusuf, memberikan kepastian terkait jadwal penyaluran bansos reguler untuk periode Triwulan 2 tahun 2026.
Penyaluran bansos Program Keluarga Harapan (PKH) dan Bantuan Pangan Non-Tunai (BPNT) dipastikan akan mulai bergulir pada bulan ini.
Langkah percepatan ini didorong oleh efisiensi birokrasi dalam koordinasi data kemiskinan antara Kementerian Sosial dan Badan Pusat Statistik (BPS).
1. Target Penyaluran: Minggu Ketiga April 2026
Kemensos menargetkan dana bantuan sudah bisa mulai masuk ke rekening penerima dalam waktu dekat.
Proses administrasi yang biasanya memakan waktu lebih lama kini diperingkas guna mendukung daya beli masyarakat di awal triwulan kedua.
Penyaluran dijadwalkan mulai pada minggu ketiga April dan dipastikan tuntas paling lambat pada akhir bulan April 2026.
Bantuan ini ditujukan kepada sekitar 18 juta KPM di seluruh wilayah Indonesia melalui Bank Himbara dan PT Pos Indonesia.
2. Inovasi Percepatan Data Tunggal (DTSEN)
Salah satu kunci utama bantuan dapat dicairkan lebih cepat adalah perubahan jadwal penyerahan Data Tunggal Sosial Ekonomi Nasional (DTSEN).
Jika sebelumnya Kemensos baru menerima data dari BPS setiap tanggal 20 pada awal triwulan, kini jadwal tersebut dimajukan secara permanen menjadi tanggal 10 April.
Selisih waktu 10 hari ini memberikan ruang bagi Kemensos untuk melakukan verifikasi rekening dan penerbitan SPM lebih awal, sehingga dana sampai ke tangan masyarakat lebih cepat dari pola biasanya.
"Alhamdulillah, untuk triwulan kedua ini kami bisa menerima data DTSEN lebih cepat dari biasanya. Jika umumnya data baru kami terima di tanggal dua puluh, sekarang sudah kami terima per tanggal sepuluh April. Kami berharap di minggu ketiga bulan ini bantuan sudah bisa mulai disalurkan secara bertahap, atau paling lambat di akhir bulan April sudah merata," ujar Saifullah Yusuf, dikutip dari laman resmi Kemensos.
3. Mekanisme Penyaluran dan Layanan Khusus
Untuk memastikan prinsip keadilan, Kemensos tetap mempertahankan dua jalur distribusi utama:
• Transfer Perbankan: Dikirim langsung ke rekening kartu KKS Bank Himbara (BNI, BRI, Mandiri, BTN).
• Layanan Door-to-Door: Bagi penerima manfaat yang masuk kategori lanjut usia (lansia) atau penyandang disabilitas berat, bantuan akan diantarkan langsung ke rumah masing-masing oleh petugas yang bekerja sama dengan pihak kelurahan/kecamatan.
4. Saluran Pengaduan Masyarakat
Bagi masyarakat yang merasa berhak namun mendapati bantuannya tidak cair di tahap ini, Kemensos menyediakan kanal resmi untuk melakukan komplain:
Layanan Telepon: Command Center 121.
WhatsApp Center: 0887-7171-1171.
Aparatur Lokal: Operator desa, RT/RW, dan Dinas Sosial kabupaten/kota setempat.
Optimisme penyaluran bansos di minggu ketiga April 2026 ini menjadi angin segar bagi stabilitas ekonomi keluarga penerima manfaat.
Dengan sistem data yang semakin mutakhir dan koordinasi yang lebih cepat, diharapkan tidak ada lagi kendala distribusi yang berarti bagi 18 juta KPM bansos di seluruh Indonesia.***
Editor : Eli Kustiyawati