Dilansir dari YouTube Info Bansos, Setelah merampungkan penyaluran tahap pertama, kini perhatian tertuju pada keluarga penerima manfaat (KPM) bansos yang memiliki karakteristik komponen keluarga beragam, karena nominal bantuan yang diterima diprediksi akan meningkat signifikan.
Penyaluran ini akan mencakup pemilik Kartu Keluarga Sejahtera (KKS) Merah Putih maupun masyarakat yang menerima bantuan melalui PT Pos Indonesia.
1. Memahami Aturan Akumulasi Komponen PKH
Besaran bantuan PKH bersifat fleksibel dan sangat bergantung pada kategori anggota keluarga yang terdaftar dalam satu Kartu Keluarga (KK).
Berdasarkan regulasi Kemensos, satu keluarga diperbolehkan mendapatkan bantuan maksimal untuk empat komponen.
Hal inilah yang menyebabkan adanya perbedaan jumlah saldo yang diterima antar-KPM.
Bagi keluarga yang memiliki beberapa kategori perlindungan sosial sekaligus, akumulasi dana yang masuk pada Tahap 2 ini bisa mencapai tiga kali lipat dari bantuan komponen tunggal.
2. Simulasi Perhitungan Dana Tahap 2 (April–Juni 2026)
Untuk memberikan gambaran bagi masyarakat, berikut adalah simulasi bagi keluarga yang memiliki tiga komponen berbeda dalam satu KK:
• Anak Usia Dini (0-6 Tahun) Rp750.000
• Lanjut Usia (Lansia) Rp600.000
• Anak Sekolah Tingkat SMA Rp500.000
Total Estimasi Dana Rp1.850.000
Angka di atas menunjukkan, KPM dengan kategori ini akan menerima total saldo sebesar Rp1.850.000 pada pencairan triwulan kedua.
Kenaikan ini diharapkan dapat membantu ketahanan ekonomi keluarga secara signifikan.
"Kami mengimbau kepada keluarga penerima manfaat, khususnya bagi golongan yang memiliki komponen lengkap seperti anak usia dini, lansia, dan anak sekolah SMA, untuk siap-siap karena bantuan PKH tahap kedua Anda berpotensi cair berlipat-lipat. Sesuai aturan, akumulasi tiga komponen tersebut saja sudah mencapai satu juta delapan ratus lima puluh ribu rupiah," kata narator dalam YouTube Info Bansos.
3. Jadwal dan Persiapan Bagi KPM
Pencairan Tahap 2 direncanakan bergulir secara bertahap sepanjang periode April, Mei, hingga Juni 2026.
Agar proses pengambilan bantuan berjalan lancar, KPM disarankan melakukan langkah berikut:
Pantau Saldo Secara Berkala: Gunakan layanan mobile banking agar pengecekan saldo KKS lebih praktis dan aman.
Pastikan Keaktifan Data: Periksa kembali status kepesertaan Anda di laman resmi cekbansos untuk memastikan data Anda tetap padan dengan Dukcapil.
Gunakan Dana Secara Bijak: Manfaatkan bantuan ini untuk pemenuhan gizi anak, keperluan sekolah, dan kebutuhan dasar lainnya.
Dinamika jumlah bantuan pada Tahap 2 tahun 2026 ini merupakan bentuk nyata keberpihakan pemerintah terhadap keluarga dengan beban tanggungan yang besar.
Dengan potensi dana hingga Rp1.850.000 bagi kategori tertentu, diharapkan program ini mampu menekan angka kemiskinan dan meningkatkan kualitas hidup masyarakat penerima manfaat bansos secara menyeluruh.***
Editor : Asep Suhendar