Bansos Bogor Ekonomi Hiburan Internasional Jawa Barat Nasional Olahraga Otomotif Pendidikan Politik

Update Penyaluran Bansos Tahap 2: 11.000 KPM Dicoret, 25.000 KPM Baru Masuk Daftar Penerima PKH dan BPNT 2026

Eli Kustiyawati • Kamis, 16 April 2026 | 05:20 WIB
Ilustrasi KPM bansos melalui KKS Merah Putih. (Foto: YouTube Kemensos RI)
Ilustrasi KPM bansos melalui KKS Merah Putih. (Foto: YouTube Kemensos RI)

RADAR BOGOR - Kementerian Sosial Republik Indonesia merilis informasi terbaru terkait penyaluran bantuan sosial (bansos) tahap kedua tahun 2026, yang mencakup alokasi bulan April, Mei, dan Juni.

Informasi ini penting bagi seluruh Keluarga Penerima Manfaat (KPM) program PKH (Program Keluarga Harapan) maupun BPNT (Bantuan Pangan Non Tunai).

Data SIKS-NG Belum Terupdate per 15 April 2026

Baca Juga: KPM Bansos PKH dan BPNT Bisa Jadi Anggota dan Pegawai Koperasi Desa Merah Putih, Dapat Gaji hingga Serap 1,4 Juta Orang

Dilansir dari YouTube Cek Bansos, hasil pengecekan Sistem Informasi Kesejahteraan Sosial Next Generation (SIKS-NG) per tanggal 15 April 2026, data penyaluran bansos tahap kedua baik untuk PKH maupun BPNT tercatat belum terupdate.

Periode terakhir yang masih tercatat di SIKS-NG adalah Januari–Februari–Maret 2026 (tahap pertama).

Sementara untuk data final closing nama-nama penerima PKH tahap kedua, kondisinya sudah menunjukkan angka nol, yang artinya sistem sedang dalam proses refresh dan menunggu hasil pemutakhiran data terbaru dari BPS untuk kemudian diisi kembali dengan nama-nama KPM yang akan dicairkan.

Baca Juga: Cek Saldo KKS, 10 Daerah Ini Sudah SI di SIKS-NG Hari Ini, Bansos PKH dan BPNT Tahap 1 Susulan Mulai Masuk Rekening

Data dari SIKS-NG supervisor Dinas Sosial kabupaten/kota maupun provinsi biasanya terupdate lebih awal dibandingkan akun SIKS-NG milik pendamping PKH. Informasi lebih lanjut mengenai perkembangan ini akan disampaikan setelah ada update dari pihak supervisor.

BPS Serahkan Data Pemutakhiran ke Kemensos pada 10 April 2026

Badan Pusat Statistik (BPS) telah menyerahkan hasil pemutakhiran Data Tunggal Sosial Ekonomi Nasional (DTSEN) volume kedua kepada Kementerian Sosial pada 10 April 2026.

Baca Juga: Bukan Cuma SD-SMA, Kini PAUD Juga Dapat Bansos PIP 2026, Buruan Cek Nominal dan Jumlah Penerimanya

Data ini menjadi dasar penyaluran bansos untuk triwulan kedua tahun 2026.

Pembaruan data ini dilakukan secara berkala guna memastikan penyaluran bantuan sosial lebih tepat sasaran.

11.014 KPM Dicoret, 25.665 KPM Baru Akan Masuk

Dikutip dari website resmi Kementerian Sosial (kemensos.go.id) tanggal 13 April 2026, terdapat perubahan signifikan pada daftar penerima bansos untuk tahap kedua:

Baca Juga: 100 Daerah Terima Pencairan Bansos Susulan PIP dan Bantuan Beras, KPM Cek Rekening KKS dan PT Pos

KPM yang dikeluarkan: sebanyak 11.014 KPM dinyatakan tidak layak dan dihentikan bantuan sosialnya pada tahap kedua.

KPM baru yang masuk: sebanyak 25.665 KPM yang berasal dari desil 1 hingga desil 4 dan sebelumnya belum pernah menerima bantuan sosial dari pemerintah akan masuk sebagai penerima baru.

Alasan KPM Dicoret dari Daftar Penerima Bansos

Baca Juga: Puluhan Ribu KPM Dipastikan Tidak Akan Cair, Penerima BLTS Kesra Punya Kesempatan Terima Pencairan Bansos Tahap 2 2026

Menteri Sosial Saifullah Yusuf (Gus Ipul) menyampaikan dalam konferensi pers pada 13 April 2026 bahwa data penerima bansos bersifat dinamis dan pembaruan DTSEN secara berkala merupakan langkah untuk meningkatkan akurasi data.

Beberapa alasan KPM dihentikan bantuannya antara lain:

Baca Juga: 7 Mekanisme Reaktivasi Bansos PBI JK 2026, Buruan Lakukan Ini agar Kepesertaan Aktif Kembali

Baca Juga: Bansos Tahap 2 2026 Cair di Bulan April, KPM Dihimbau Lakukan Pengecekan KKS Secara Berkala

Pencairan bagi KPM Baru

Bagi KPM baru yang masuk daftar penerima tahap kedua, proses pencairan akan dilakukan melalui Kantor Pos dengan menggunakan surat undangan berbarcode.

Masyarakat yang belum pernah menerima bansos PKH maupun BPNT diimbau untuk terus memantau perkembangan informasi, karena ada kemungkinan nama mereka sudah masuk dalam daftar penerima baru di tahap kedua ini.***

Editor : Eli Kustiyawati
#bantuan sosial #bpnt #kpm #bansos #pkh