RADAR BOGOR - Pemerintah melalui Kementerian Sosial kembali memberikan kabar terbaru terkait pencairan bantuan sosial Program Keluarga Harapan (PKH) dan Bantuan Pangan Non Tunai (BPNT) tahap kedua tahun 2026.
Informasi ini menjadi sorotan masyarakat luas, terutama bagi jutaan Keluarga Penerima Manfaat (KPM) yang menantikan kepastian pencairan bantuan untuk periode April, Mei, dan Juni.
Pemerintah menegaskan bahwa pencairan bansos triwulan kedua dipastikan dilakukan pada bulan April 2026.
Baca Juga: Status SI Muncul Bansos PKH dan BPNT Turun, KPM Wajib Cek dan Daerah yang Berpotensi Cair Duluan
Penyaluran bantuan kemungkinan besar mulai dilakukan pada minggu ketiga bulan April, dengan target maksimal pencairan dilakukan sebelum akhir bulan.
Artinya, masyarakat masih perlu bersabar karena proses distribusi belum merata di seluruh wilayah.
Dilansir dari YouTube Diary Bansos, percepatan pencairan bansos tahun ini tidak lepas dari penggunaan Data Tunggal Sosial Ekonomi Nasional (DTSEN) yang kini diperbarui setiap tiga bulan.
Bahkan, data penerima yang sebelumnya diterima pada tanggal 20, kini dimajukan menjadi tanggal 10 April.
Baca Juga: Bank Kota Bogor Buka Akses Permodalan, Ratusan UMKM Dapat Edukasi Keuangan
Perubahan ini memungkinkan proses verifikasi lebih cepat, sehingga penyaluran bantuan bisa segera dilakukan.
Total bantuan akan disalurkan kepada sekitar 18 juta KPM melalui rekening bank Himbara maupun PT Pos Indonesia.
Namun, kabar ini juga membawa fakta mengejutkan.
Sekitar 11.000 KPM dipastikan tidak lagi menerima bantuan pada tahap kedua ini.
Baca Juga: Panduan Lengkap Bansos Tahap 2 Tahun 2026: Kriteria Kelayakan, Isu Penghapusan Desil dan Pentingnya Barcode KK
Penyebabnya adalah peningkatan kesejahteraan yang membuat mereka keluar dari kategori penerima, berdasarkan klasifikasi desil ekonomi dari Badan Pusat Statistik.
Sebaliknya, masyarakat yang berada di desil 1 hingga 4 yang sebelumnya belum menerima bantuan kini berpeluang masuk sebagai penerima baru, menggantikan kuota yang kosong.
Kenapa hari ini belum cair? ini jawabannya
Per tanggal 15 April 2026, status pencairan PKH dan BPNT tahap kedua masih belum muncul dalam sistem.
Baca Juga: Kabar Bansos Hari Ini, Prediksi Pencairan Tahap 2 di Akhir Bulan April hingga Warning Penuntasan Tahap 1
Hal ini menandakan bahwa proses administrasi dan validasi data masih berlangsung.
Pemerintah menegaskan bahwa keterlambatan ini bukan berarti bantuan dibatalkan, melainkan masih dalam tahap persiapan distribusi.
Seperti pola sebelumnya, pencairan bansos tidak dilakukan secara serentak.
Biasanya, wilayah seperti Aceh menjadi daerah pertama yang menerima bantuan, kemudian diikuti daerah lain dalam beberapa hari berikutnya.
Meski PKH tahap kedua belum cair, bantuan pangan berupa beras dan minyak sudah mulai didistribusikan di sejumlah daerah.
Baca Juga: Satpol PP Kabupaten Bogor Tertibkan 191 Lapak PKL di Parung, Trotoar hingga Irigasi Dibersihkan
Salah satu wilayah yang terpantau adalah Banyuwangi, di mana penyaluran sudah berlangsung sejak 14 April dan berlanjut hingga hari ini.
Kemensos juga mengingatkan bahwa masih ada KPM yang belum mengambil bantuan PKH tahap sebelumnya.
Batas akhir pengecekan dan pengambilan bantuan tersebut adalah 23 April.
Jika hingga batas waktu tersebut bantuan tidak diambil, maka berpotensi dilakukan evaluasi terhadap status penerima.***