Bansos Bogor Ekonomi Hiburan Internasional Jawa Barat Nasional Olahraga Otomotif Pendidikan Politik

SIKS-NG Belum Update Bansos PKH BPNT Tahap 2, 11 Ribu KPM Dicoret, Cek Status Anda di 8 Daerah Ini Sekarang

Kholikul Ihsan • Jumat, 17 April 2026 | 05:59 WIB
Ilustrasi. KPM bansos PKH BPNT mengambil dana bantuan melalui Kantor Pos. Foto: Instagram @pkhbanjar
Ilustrasi. KPM bansos PKH BPNT mengambil dana bantuan melalui Kantor Pos. Foto: Instagram @pkhbanjar

RADAR BOGOR - Mulai 15 April 2026, aplikasi SIKS-NG (sistem informasi Kementerian Sosial) masih belum menampilkan data pencairan bansos PKH BPNT tahap 2 (April-Juni), akibat sistem sedang dalam proses refresh menunggu hasil pemutakhiran data KPM terbaru dari BPS. 

Sementara itu, terjadi pergantian besar-besaran dalam daftar KPM bansos PKH BPNT.

Sebanyak 11.014 KPM dicoret karena tidak lagi memenuhi syarat (sudah mampu, ASN, atau meninggal dunia), dan sebaliknya 25.665 KPM baru dari desil 1-4 ditetapkan sebagai penerima yang belum pernah menerima bansos PKH BPNT sebelumnya. 

Baca Juga: Tinjau Lokasi Jembatan Ambruk di Rumpin yang Belum Lama Diresmikan, Wakil Bupati Bogor Pastikan Penanganan Cepat

Kementerian Sosial dan BPS melakukan pemutakhiran data ini untuk memastikan bansos PKH, BPNT, dan PIP lebih tepat sasaran.

KPM di 8 daerah tertentu disarankan untuk mulai mengecek status mereka hari ini, melansir dari kanal YouTube Anamovie.

Sistem SIKS-NG Masih Belum Update

Jangan khawatir jika Anda membuka aplikasi SIKS-NG dan masih melihat periode Januari-Maret. Ini bukan bug atau kesalahan sistem, melainkan proses normal yang sedang berlangsung.

Baca Juga: HUT ke-27 Kota Depok, Wali Kota Supian Suri Minta Ucapan Karangan Bunga Diganti Pohon

Aplikasi saat ini dalam tahap refresh dan menunggu hasil pemutakhiran data dari Badan Pusat Statistik (BPS).

“Saat ini sistem sedang dalam tahap refresh, di-refresh ya, dan menunggu hasil pemutakhiran data, jadi bisa dibilang untuk sekarang ini yang masih disalurkan itu susulan tahap yang pertama karena periodenya masih belum berubah” ungkap narator dari channel Anamovie.

Dengan kata lain, pencairan yang masih aktif saat ini adalah susulan untuk tahap pertama (Januari-Maret), bukan tahap kedua.

Saldo yang masuk ke kartu KKS Anda sekarang baik itu Rp600.000, Rp200.000, atau nominal lainnya adalah bagian dari pencairan susulan tahap 1, terutama untuk KPM yang baru saja pindah dari sistem Pos Indonesia ke kartu KKS Merah Putih.

Baca Juga: Komplotan Pengamen Cilik Diamankan Dinsos di Empang Kota Bogor, Sering Maksa Minta Uang

Jadi, jangan termakan berita hoaks yang mengklaim tahap 2 sudah cair. 

Sampai SIKS-NG belum berubah menampilkan periode April-Juni, pencairan tahap 2 belum resmi dimulai secara masif, meskipun beberapa daerah mungkin sudah dalam proses verifikasi awal.

Pemutakhiran data yang dilakukan Kemensos dan BPS menghasilkan perubahan signifikan dalam daftar penerima. Pada satu sisi, 11.014 KPM telah dicoret dari daftar penerima bansos. 

Baca Juga: Ketagihan Game Online Terlarang, Pria di Depok Ditangkap Polisi Usai Diduga Mencuri

Penghapusan ini dilakukan karena beberapa alasan:

-Status ekonomi sudah meningkat (naik desil dari 1-4 ke lebih tinggi).
-Berstatus ASN atau Aparatur Sipil Negara (pegawai negeri).
-Telah meninggal dunia.
-Terdapat kesalahan masuk dalam daftar (inclusion error).

Jumlah 11.014 KPM memang cukup besar. Namun, pemerintah tidak membiarkan kuota tersebut kosong.

Baca Juga: Awalnya Satu Ekor Kini Tembus Seratus Ekor, UMKM Susu Kambing Ras Farm Tumbuh Pesat Berkat Dukungan KUR BRI

Sebagai pengganti, 25.665 KPM baru dari desil 1 hingga 4 telah ditetapkan sebagai penerima. Kelompok baru ini adalah masyarakat yang sebelumnya belum pernah menerima bansos tetapi memenuhi kriteria ekonomi terendah setelah verifikasi ulang.

Jika Anda adalah salah satu dari 11.014 KPM yang dicoret, kemungkinan besar Anda sudah menerima notifikasi atau dapat mengetahuinya dengan melihat status SIKS-NG yang berubah. 

Jika Anda merasa ada kesalahan misalnya, Anda yakin masih layak menerima bantuan silahkan hubungi pendamping sosial atau perangkat desa Anda untuk mengajukan keberatan atau pembaruan data. Pembaruan data dapat diajukan setiap tanggal 1-10 setiap bulannya.

Baca Juga: Pengamanan Pembebasan Lahan Pembangunan Bendungan Cibeet Bogor, Polsek Cariu Terjunkan Personel

Berdasarkan update lapangan per 15 April 2026, berikut adalah daerah-daerah yang KPM-nya disarankan untuk mengecek status di SIKS-NG dan kemungkinan cek saldo hari ini terutama bagi mereka yang status-nya sudah berubah menjadi SI (Standing Instruction):

1. Aceh Utara (Aceh)

KPM dari Aceh Utara disarankan menanyakan kepada pendamping sosial atau perangkat desa apakah status mereka sudah berubah menjadi SI. Jika sudah, silahkan cek saldo setiap 3 hari atau seminggu sekali.

2. Simalungun (Sumatera Utara)

Untuk KPM Simalungun yang sudah SI, disarankan mengecek melalui m-banking (aplikasi sesuai bank penyalur: BRI, Mandiri, BNI, atau BSI) agar lebih mudah tanpa perlu ke ATM atau agen.

Baca Juga: Soroti Kasus Gadai SK di Satpol PP Kota Bogor, Praktisi Hukum: Berpotensi Pidana

3. Kutai Kartanegara (Kalimantan Timur)

KPM di wilayah ini disarankan segera mengecek jika sudah SI karena memasuki fase percepatan pencairan tahap 2. Pastikan saldo yang sudah masuk langsung dicairkan 100 persen jangan sampai ada dana yang mengendap.

4. Dompu (Nusa Tenggara Barat)

Khusus untuk daerah NTB, Dompu termasuk yang disarankan untuk cek karena pencairan di setiap tempat berbeda-beda. Verifikasikan status Anda terlebih dahulu dengan pendamping sebelum cek saldo.

Baca Juga: Intip Besaran Nominal Dana Bansos PKH dan BPNT Tahap 2 Tahun 2026, KPM Bisa Sampaikan Aduan Lewat Cara Ini

5. Majalengka (Jawa Barat)

KPM Majalengka yang sudah SI dapat mulai mengecek saldo. Namun, jika status masih SPM (Surat Perintah Membayar) atau baru berhasil cek rekening, jangan dicek dulu karena saldo belum akan masuk.

6. Bojonegoro (Jawa Timur)

Daerah Bojonegoro disarankan melakukan pengecekan status SIKS-NG terlebih dahulu. Jika sudah berubah menjadi SI, cek saldo 3 hari atau seminggu sekali.

Baca Juga: Bukan hanya IJ, Inspektorat Bongkar 2 Pelaku Lain dalam Kasus Gadai SK Anggota Satpol PP Kota Bogor

7. Tanah Laut (Kalimantan Selatan)

Salah satu daerah yang sedang aktif dalam pencairan susulan tahap 1. KPM disini disarankan menghubungi pendamping untuk verifikasi status terkini.

8. Lebong (Bengkulu), Bolaang Mongondow (Sulawesi Utara), dan Parigi Moutong (Sulawesi Tengah).

Kelompok daerah terakhir ini juga dalam daftar yang sedang dalam proses pencairan. Perlu diingat bahwa pencairan berbeda-beda per daerah ada yang sudah selesai tahap 1, ada pula yang masih dalam fase susulan.

Baca Juga: DPRD Kabupaten Bogor Apresiasi Peresmian SMAN 3 Jonggol oleh Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi, Dorong Pemerataan Sekolah di Wilayah Minim Akses

Kapan Tahap 2 Benar-Benar Cair? Ini Estimasinya

Pertanyaan yang paling sering adalah: Kapan sih tahap 2 resmi cair? Berdasarkan informasi terbaru, pencairan tahap 2 mengalami percepatan dengan estimasi:

-Paling cepat: Akhir bulan April 2026
-Paling lambat: Awal bulan Mei 2026

Namun, perlu diingat bahwa ini adalah estimasi garis besar. Pencairan akan tetap dilakukan secara bertahap dan bergelombang per daerah. Beberapa daerah mungkin lebih cepat, sementara daerah lain lebih lambat, tergantung pada kelengkapan administrasi dan verifikasi data lokal.

Baca Juga: Kemensos dan BPS Ubah Cara Hitung Desil Bansos: Sekarang Ada Peringkat Nasional, Regional, hingga Lokal

Salah satu hal penting yang sering terlupakan, jika saldo sudah masuk, langsung cairkan 100 persen jangan sampai ada yang tertinggal, bahkan sekadar Rp50.000 atau Rp100.000. Kenapa? Karena ada kemungkinan dana yang mengendap akan ditarik kembali ke kas negara dalam waktu tertentu.

Untuk pengecekan saldo paling mudah, gunakan m-banking aplikasi dari bank penyalur Anda daripada harus ke ATM atau agen terutama bagi yang rumahnya jauh. Aplikasi m-banking dapat diunduh gratis di Play Store. Sesuaikan pilihan bank dengan bank penyalur yang terdaftar di kartu KKS Anda (BRI, Mandiri, BNI, atau BSI).

Tahap 2 masih dalam proses pemutakhiran data. Jangan percaya berita yang mengklaim tahap 2 sudah cair selama SIKS-NG belum menampilkan periode April-Juni. Untuk saat ini, fokus pada verifikasi status Anda di SIKS-NG.

Editor : Rani Puspitasari Sinaga
#bpnt #bansos #pkh