Bansos Bogor Ekonomi Hiburan Internasional Jawa Barat Nasional Olahraga Otomotif Pendidikan Politik

Bansos PKH BPNT Tahap 2 April hingga Juni 2026 Mulai Disalurkan, Ini Jadwal Cair, Pembaruan Data BPS, dan Fakta Penerimaan di Daerah

Ira Yulia Erfina • Jumat, 17 April 2026 | 12:39 WIB
Ilustrasi Penyaluran Bansos PKH dan BPNT. Foto: Instagram @pkh.manyargres
Ilustrasi Penyaluran Bansos PKH dan BPNT. Foto: Instagram @pkh.manyargres

RADAR BOGOR - Penyaluran bantuan sosial (bansos) untuk periode April hingga Juni 2026 memasuki tahap penting, khususnya untuk Program Keluarga Harapan (PKH) dan Bantuan Pangan Non Tunai (BPNT) tahap kedua. 

Informasi terbaru menunjukkan bahwa proses pencairan bansos PKH BPNT mulai berjalan pada pertengahan April 2026 dengan target penerima mencapai jutaan keluarga di seluruh Indonesia. 

Selain itu, terdapat pembaruan data penerima bansos PKH BPNT yang berdampak pada penambahan maupun pengurangan jumlah keluarga penerima manfaat (KPM), serta kondisi penyaluran di lapangan yang masih berlangsung secara bertahap.

Baca Juga: KPM Mandiri Merapat! Cek Hasil Saldo Bansos PKH dan BPNT Tahap 2 Hari Ini 17 April 2026

1. Kabar Pencairan Bansos PKH dan BPNT Tahap 2

Melansir dari kanal Youtube Info Bansos pada Jumat, 17 April 2026, pencairan bansos PKH dan BPNT tahap 2 mulai disalurkan pada pertengahan April 2026. Bantuan ini menyasar sekitar 18 juta Keluarga Penerima Manfaat (KPM) yang telah terdaftar dalam sistem. 

Penyaluran dilakukan melalui dua skema, yaitu transfer langsung ke rekening Bank Himbara seperti BRI, BNI, Mandiri, dan BTN, serta melalui PT Pos Indonesia bagi penerima yang tidak memiliki rekening bank. 

Dalam prosesnya, pemutakhiran data dipercepat menjadi tanggal 10 April 2026 dari jadwal sebelumnya yang biasa dilakukan pada tanggal 20. Dengan percepatan ini, penyaluran ditargetkan dapat selesai paling lambat pada akhir April 2026.

Baca Juga: All In One Wisata Keluarga! Jakarta Escape Punya Kolam Renang, Playground, Berkuda, hingga ATV dalam Satu Tempat

2. Kondisi di Lapangan dan Cek Saldo

Pelaksanaan penyaluran di lapangan menunjukkan bahwa proses masih berjalan secara bertahap dan belum merata di seluruh wilayah. 

Sejumlah KPM melaporkan saldo bantuan sudah masuk sejak 14 April 2026 melalui media sosial, namun hasil pengecekan langsung di mesin EDC pada 16 April 2026 di beberapa lokasi masih menunjukkan saldo kosong. 

Perbedaan ini mencerminkan bahwa distribusi bantuan dilakukan secara bertahap sesuai dengan kesiapan sistem dan wilayah masing-masing. Oleh karena itu, terdapat perbedaan waktu penerimaan antar daerah.

Baca Juga: Pisang Goreng Wangsa di Titik Desa Cibubur Jadi Buruan, Cocok Jadi Oleh-Oleh dengan Lelehan Minyak Wisman

3. Pembersihan Data oleh BPS

Pembaruan data penerima bansos dilakukan melalui rilis Data Tunggal Sosial dan Ekonomi Nasional (DTSEN) volume kedua tahun 2026 oleh Badan Pusat Statistik (BPS). 

Dalam pembaruan tersebut, tercatat sebanyak 25.665 keluarga baru masuk sebagai penerima bansos karena masuk dalam kategori desil 1 hingga 4. 

“Hasilnya, 25.665 keluarga dinyatakan layak menerima bansos karena masuk desil 1 sampai 4 kelompok paling miskin,” ungkap narator melalui kanal Youtube Info Bansos.

Baca Juga: Di Tengah Krisis Global, Indonesia Jadi Sorotan Positif IMF dengan Ekonomi yang Tetap Kuat dan Terkelola Baik

Di sisi lain, sekitar 11.011 kepala keluarga dikeluarkan dari daftar penerima akibat inclusion error, seperti kondisi ekonomi yang telah membaik atau data yang tidak lagi sesuai. Proses ini memengaruhi daftar penerima yang berhak menerima bantuan pada tahap berjalan.

4. Bansos Lain yang Masih Cair

Selain penyaluran PKH dan BPNT tahap 2, terdapat beberapa bantuan lain yang juga sedang dalam proses pencairan. 

Bantuan tersebut meliputi PKH dan BPNT susulan untuk tahap 1 periode Januari hingga Maret 2026 yang belum tersalurkan, bantuan pangan berupa beras dan minyak goreng, serta Program Indonesia Pintar (PIP) untuk termin 1 tahun 2026. 

Baca Juga: Lebih Unik dari Tahun Kemarin, Solo Menari 2026 Akan Digelar 28-29 April di Titik Nol Kota Solo dengan 3.000 Penari

Penyaluran berbagai bantuan ini berjalan bersamaan sesuai dengan jadwal dan mekanisme masing-masing program.

5. Pesan untuk KPM

Keluarga penerima manfaat perlu memahami bahwa proses penyaluran bansos dilakukan secara bertahap sehingga terdapat kemungkinan saldo belum masuk pada waktu yang sama di setiap daerah. 

Kondisi saldo kosong dapat terjadi karena proses distribusi yang masih berlangsung atau karena adanya perubahan status penerima akibat pembaruan data. 

Pemantauan informasi resmi dari Kementerian Sosial diperlukan untuk memastikan status bantuan. Selain itu, penggunaan bantuan diarahkan untuk memenuhi kebutuhan dasar keluarga sesuai tujuan program.

 

Editor : Rani Puspitasari Sinaga
#bpnt #bansos #pkh