Bansos Bogor Ekonomi Hiburan Internasional Jawa Barat Nasional Olahraga Otomotif Pendidikan Politik

Update Penyaluran Bansos April 2026: Data SIKS-NG Belum Diperbarui, 11.014 KPM Dicoret dan 25.665 KPM Baru Ditetapkan

Eli Kustiyawati • Jumat, 17 April 2026 | 14:14 WIB
Tampilan awal situs SIKS-NG. (Foto: siks.kemensos.go.id)
Tampilan awal situs SIKS-NG. (Foto: siks.kemensos.go.id)

RADAR BOGOR - Info baru dari data penyaluran bantuan sosial (bansos) untuk periode tahap kedua (April–Juni) di aplikasi SIKS-NG belum mengalami pembaruan hingga saat ini 

Dilansir dari YouTube Anamovie, sistem SIKS-NG masih menampilkan periode penyaluran tahap pertama, yakni Januari hingga Maret 2026.

Hal ini menandakan bahwa penyaluran yang sedang berjalan saat ini masih merupakan susulan untuk tahap pertama, bukan tahap kedua.

Baca Juga: Tahap Penyempurnaan Dimulai! Kemensos dan BPS Perbarui DTSEN dengan Sistem Desil Nasional dan Daerah demi Akurasi Bansos PKH BPNT Lebih Tepat Sasaran

Sistem SIKS-NG saat ini sedang dalam proses refresh dan menunggu hasil pemutakhiran data.

Masyarakat diimbau untuk bersabar dan tidak terburu-buru mengecek saldo jika status di aplikasi SIKS-NG belum berubah menjadi Standing Instruction (SI).

Pemutakhiran Data Terpadu

Baca Juga: Awas! Data Tidak Valid Saat Verifikasi Bansos PKH BPNT Tahap 2 Bisa Berujung Gugur, Warga Bogor Diimbau Cek Ulang Sekarang Juga

Pemerintah melalui Kementerian Sosial (Kemensos) bekerja sama dengan Badan Pusat Statistik (BPS) tengah melakukan pemutakhiran data terpadu.

Langkah ini bertujuan agar penyaluran bansos lebih tepat sasaran, khususnya bagi Keluarga Penerima Manfaat (KPM) yang berada di desil 1 hingga desil 4.

Selama ini, penyaluran bansos diakui masih menghadapi masalah ketidaktepatan sasaran.

Kerja sama antara Kemensos dan BPS ini diharapkan menjadi solusi untuk memastikan bantuan benar-benar sampai kepada masyarakat yang membutuhkan.

Baca Juga: Jumat Berkah Update Bansos April 2026: PKH dan BPNT Tahap 2 Segera Cair, Cek Jadwal dan Skema Penyalurannya

11.014 KPM Dicoret, 25.665 KPM Baru Ditetapkan

Berdasarkan data terbaru, sebanyak 11.014 KPM telah dicoret dari daftar penerima bansos karena dianggap tidak lagi memenuhi syarat. Beberapa alasan pencoretan antara lain:

Baca Juga: Jangan Ragu Lagi! Masyarakat Diminta Aktif Laporkan Penerima PKH dan BPNT yang Tidak Tepat Sasaran Demi Keadilan Bansos

Sebagai gantinya, pemerintah menetapkan 25.665 KPM baru dari kelompok desil 1 hingga desil 4 yang sebelumnya belum pernah menerima bantuan sosial.

KPM yang masih terdaftar secara resmi sebagai penerima bansos diminta tidak khawatir meskipun saldo belum cair.

Jika status di aplikasi SIKS-NG masih menunjukkan "Berhasil Cek Rekening" atau "SPM", saldo dipastikan belum masuk.

Baca Juga: Bansos PKH dan BPNT Tahap 2 2026 Cair Lebih Cepat, KPM Simak Update SIKS-NG dan Jadwalnya di Sini!

KPM disarankan untuk mengecek status secara berkala, yakni tiga hari sekali atau seminggu sekali, setelah statusnya berubah menjadi SI (Standing Instruction).

Wilayah yang Disarankan Mengecek Saldo Hari Ini

Bagi KPM yang statusnya di SIKS-NG sudah berubah menjadi SI, disarankan untuk segera mengecek saldo. Berikut daerah-daerah yang disarankan melakukan pengecekan:

Baca Juga: Benarkah Saldo PKH-BPNT Sudah Masuk KKS? Cek Penjelasannya Soal Status Bansos Tahap II

  1. Aceh Utara, Aceh
  2. Simalungun, Sumatera Utara
  3. Kutai Kartanegara, Kalimantan Timur
  4. Dompu, Nusa Tenggara Barat (NTB)
  5. Majalengka, Jawa Barat
  6. Bojonegoro, Jawa Timur
  7. Tanah Laut, Kalimantan Selatan
  8. Lebong, Bengkulu
  9. Bolaang Mongondow, Sulawesi Utara
  10. Parigi Moutong, Sulawesi Tengah

Baca Juga: Selain PKH-BPNT, Pemerintah Genjot Penyaluran Bansos Pangan Beras 20 Kg dan Minyak Goreng 4 Liter

Pengecekan dapat dilakukan melalui aplikasi mobile banking sesuai bank penyalur masing-masing (BRI, Mandiri, dan lainnya) tanpa harus mendatangi agen atau ATM.

Penting: Tahap 2 Belum Disalurkan

Masyarakat diperingatkan agar tidak mudah percaya pada informasi yang menyebutkan bahwa bansos tahap kedua sudah cair.

Baca Juga: Tak Usah Khawatir! KPM Meninggal Dunia Bukan Akhir Bansos PKH BPNT, Ini Mekanisme Pengalihan agar Tetap Cair bagi Keluarga Layak

Hingga saat ini, periode di SIKS-NG masih menunjukkan tahap pertama. Penyaluran tahap kedua diperkirakan paling cepat pada akhir April 2026 dan paling lambat pada Mei 2026.

Bagi KPM yang saldo sudah masuk, disarankan untuk segera melakukan penarikan hingga 100% dan tidak menyisakan saldo di kartu KKS, karena dana yang mengendap berisiko ditarik kembali ke kas negara.

Bagi KPM yang datanya sudah tidak aktif atau tereksklusi, pembaruan data dapat dilakukan setiap tanggal 1 hingga 10 setiap bulannya melalui pendamping atau perangkat desa setempat.***

Editor : Eli Kustiyawati
#SIKS-NG #bantuan sosial #bansos