RADAR BOGOR - Info baru dari data penyaluran bantuan sosial (bansos) untuk periode tahap kedua (April–Juni) di aplikasi SIKS-NG belum mengalami pembaruan hingga saat ini
Dilansir dari YouTube Anamovie, sistem SIKS-NG masih menampilkan periode penyaluran tahap pertama, yakni Januari hingga Maret 2026.
Hal ini menandakan bahwa penyaluran yang sedang berjalan saat ini masih merupakan susulan untuk tahap pertama, bukan tahap kedua.
Sistem SIKS-NG saat ini sedang dalam proses refresh dan menunggu hasil pemutakhiran data.
Masyarakat diimbau untuk bersabar dan tidak terburu-buru mengecek saldo jika status di aplikasi SIKS-NG belum berubah menjadi Standing Instruction (SI).
Pemutakhiran Data Terpadu
Pemerintah melalui Kementerian Sosial (Kemensos) bekerja sama dengan Badan Pusat Statistik (BPS) tengah melakukan pemutakhiran data terpadu.
Langkah ini bertujuan agar penyaluran bansos lebih tepat sasaran, khususnya bagi Keluarga Penerima Manfaat (KPM) yang berada di desil 1 hingga desil 4.
Selama ini, penyaluran bansos diakui masih menghadapi masalah ketidaktepatan sasaran.
Kerja sama antara Kemensos dan BPS ini diharapkan menjadi solusi untuk memastikan bantuan benar-benar sampai kepada masyarakat yang membutuhkan.
11.014 KPM Dicoret, 25.665 KPM Baru Ditetapkan
Berdasarkan data terbaru, sebanyak 11.014 KPM telah dicoret dari daftar penerima bansos karena dianggap tidak lagi memenuhi syarat. Beberapa alasan pencoretan antara lain:
- Sudah mampu secara ekonomi
- Berstatus sebagai Aparatur Sipil Negara (ASN)
- Telah meninggal dunia
Sebagai gantinya, pemerintah menetapkan 25.665 KPM baru dari kelompok desil 1 hingga desil 4 yang sebelumnya belum pernah menerima bantuan sosial.
KPM yang masih terdaftar secara resmi sebagai penerima bansos diminta tidak khawatir meskipun saldo belum cair.
Jika status di aplikasi SIKS-NG masih menunjukkan "Berhasil Cek Rekening" atau "SPM", saldo dipastikan belum masuk.
Baca Juga: Bansos PKH dan BPNT Tahap 2 2026 Cair Lebih Cepat, KPM Simak Update SIKS-NG dan Jadwalnya di Sini!
KPM disarankan untuk mengecek status secara berkala, yakni tiga hari sekali atau seminggu sekali, setelah statusnya berubah menjadi SI (Standing Instruction).
Wilayah yang Disarankan Mengecek Saldo Hari Ini
Bagi KPM yang statusnya di SIKS-NG sudah berubah menjadi SI, disarankan untuk segera mengecek saldo. Berikut daerah-daerah yang disarankan melakukan pengecekan:
Baca Juga: Benarkah Saldo PKH-BPNT Sudah Masuk KKS? Cek Penjelasannya Soal Status Bansos Tahap II
- Aceh Utara, Aceh
- Simalungun, Sumatera Utara
- Kutai Kartanegara, Kalimantan Timur
- Dompu, Nusa Tenggara Barat (NTB)
- Majalengka, Jawa Barat
- Bojonegoro, Jawa Timur
- Tanah Laut, Kalimantan Selatan
- Lebong, Bengkulu
- Bolaang Mongondow, Sulawesi Utara
- Parigi Moutong, Sulawesi Tengah
Baca Juga: Selain PKH-BPNT, Pemerintah Genjot Penyaluran Bansos Pangan Beras 20 Kg dan Minyak Goreng 4 Liter
Pengecekan dapat dilakukan melalui aplikasi mobile banking sesuai bank penyalur masing-masing (BRI, Mandiri, dan lainnya) tanpa harus mendatangi agen atau ATM.
Penting: Tahap 2 Belum Disalurkan
Masyarakat diperingatkan agar tidak mudah percaya pada informasi yang menyebutkan bahwa bansos tahap kedua sudah cair.
Hingga saat ini, periode di SIKS-NG masih menunjukkan tahap pertama. Penyaluran tahap kedua diperkirakan paling cepat pada akhir April 2026 dan paling lambat pada Mei 2026.
Bagi KPM yang saldo sudah masuk, disarankan untuk segera melakukan penarikan hingga 100% dan tidak menyisakan saldo di kartu KKS, karena dana yang mengendap berisiko ditarik kembali ke kas negara.
Bagi KPM yang datanya sudah tidak aktif atau tereksklusi, pembaruan data dapat dilakukan setiap tanggal 1 hingga 10 setiap bulannya melalui pendamping atau perangkat desa setempat.***
Editor : Eli Kustiyawati