Kabar Terbaru Pantauan SIKS-NG Hari Ini, Pemutakhiran Data KPM Bansos dan Daftar Status Wilayah yang Sudah SI
Mutia Tresna Syabania• Sabtu, 18 April 2026 | 10:30 WIB
Ilustrasi KPM di wilayah pencairan bansos.(Foto: YouTube Kemensos RI)
RADAR BOGOR - Proses penyaluran bantuan sosial (bansos) di pertengahan April 2026 menunjukkan dinamika yang signifikan.
Dikutip dari YouTube Anamovie, Kementerian Sosial (Kemensos) bersama Badan Pusat Statistik (BPS) terus melakukan pemutakhiran data guna menjamin keadilan distribusi bagi seluruh Keluarga Penerima Manfaat (KPM) bansos.
Fokus utama saat ini adalah memastikan bantuan tepat sasaran, terutama bagi warga yang berada pada kategori Desil 1 hingga Desil 4.
Masyarakat diimbau untuk tetap teliti dalam menyaring informasi terkait periode salur guna menghindari kesalahpahaman mengenai pencairan Tahap 1 dan Tahap 2.
1. Pantauan Aplikasi SIKS-NG: Sistem dalam Tahap Refresh
Hingga laporan terbaru per 15-17 April 2026, aplikasi SIKS-NG (Sistem Informasi Kesejahteraan Sosial Next Generation) yang menjadi acuan pendamping sosial menunjukkan status sebagai berikut:
• Periode Salur: Data di sistem sebagian besar masih menampilkan periode Januari–Maret. Hal ini menandakan dana yang cair saat ini adalah Bansos Tahap 1 Susulan, bukan Tahap 2.
• Eliminasi Data: Sebanyak 11.014 KPM resmi dicoret dari daftar penerima. Alasan utama pencoretan meliputi peningkatan kondisi ekonomi, status sebagai ASN, atau KPM yang telah meninggal dunia.
• Penambahan Peserta: Sebagai penggantinya, pemerintah menetapkan 25.665 KPM baru dari Desil 1 hingga Desil 4 yang sebelumnya belum pernah mendapatkan bantuan.
• Siklus Pembaruan: Bagi warga yang ingin mengusulkan data atau melakukan pembaruan, Kemensos membuka jendela waktu setiap tanggal 1 hingga 10 setiap bulannya.
"Kementerian Sosial dan BPS saat ini bekerja sama sangat erat, untuk melakukan pemutakhiran data terpadu guna memastikan jaring pengaman sosial ini benar-benar menjangkau yang berada di desil satu hingga desil empat," ujar narator dalam YouTube Anamovie.
"Kami memantau adanya perubahan dinamis di mana sebelas ribu lebih KPM harus kami keluarkan dari daftar karena sudah dianggap tidak layak secara ekonomi, dan posisi penerima digantikan oleh dua puluh lima ribu lebih penerima manfaat baru," sambungnya.
3. Daftar Wilayah Terpantau Status Standing Instruction (SI)
Sejumlah daerah melaporkan adanya kemajuan status di SIKS-NG menjadi SI untuk pencairan susulan Tahap 1 (khususnya peralihan dari PT Pos ke KKS).
Untuk menghindari pengecekan sia-sia di mesin ATM atau agen, KPM sangat disarankan untuk:
• Mengunduh Aplikasi Bank: Sesuaikan dengan bank penyalur (BRImo untuk BRI, Livin' untuk Mandiri, dll).
• Cek Berkala: Lakukan pengecekan via HP setiap 3 hari atau seminggu sekali.
• Konsultasi Data: Jika bantuan belum cair padahal rekan lain sudah, segera tanyakan kepada pendamping apakah status Anda masuk dalam kategori Exclude (dikeluarkan) atau masih dalam antrean.