Bansos Bogor Ekonomi Hiburan Internasional Jawa Barat Nasional Olahraga Otomotif Pendidikan Politik

KPM Bansos PKH dan BPNT Cek SIKS-NG! Tahap 2 April-Juni 2026 Mulai Diproses, Cek Saldo KKS Secara Berkala

Kholikul Ihsan • Minggu, 19 April 2026 | 21:25 WIB
Ilustrasi petugas mendampingi KPM mencairkan bansos. (Foto: Instagram @pkhbanjar)
Ilustrasi petugas mendampingi KPM mencairkan bansos. (Foto: Instagram @pkhbanjar)

RADAR BOGOR - Status pencairan bantuan sosial (Bansos) PKH dan BPNT Tahap 2 untuk periode April, Mei, dan Juni 2026 mulai menunjukkan titik terang.

Berdasarkan pantauan terbaru di sistem SIKS-NG per Minggu 19 April 2026, proses pemutakhiran data oleh pihak BPS dan Kemensos telah masuk ke tahap Final Closing, menandakan jadwal pencairan bansos ke rekening KKS bank Himbara sudah semakin dekat.

Bagi Anda penerima manfaat bansos di tahap ini, penting untuk mengetahui bahwa saat ini status di akun SIKS-NG pendamping sosial sudah memunculkan periode salur April-Mei-Juni 2026. 

Baca Juga: Update SIKS-NG Bansos PKH Tahap 2 Muncul di Final Closing, Cek Pencairan Bantuan Tahap 1 Susulan 2026

Namun, perlu dicatat bahwa meskipun periode salur sudah muncul, nama-nama daftar penerima (data bayar) saat ini masih dalam proses finalisasi. Hal ini merupakan prosedur standar sebelum diterbitkannya Surat Perintah Pencairan Dana (SP2D), dikutip dari kanal YouTube CEK BANSOS.

Kementerian Sosial sendiri mempercepat proses ini setelah menerima hasil pemutakhiran data dari Badan Pusat Statistik (BPS) per 10 April lalu. 

Dengan adanya pergerakan signifikan di menu Final Closing, diprediksi tanda pencairan akan semakin nyata pada akhir April atau awal Mei mendatang.

Baca Juga: Bansos PKH dan BPNT Tahap 2 April-Juni 2026 Sudah Final Closing, Tapi Dana Tidak Akan Cair Untuk KPM Kriteria Ini, Cek Selengkapnya

Ada Saldo Masuk Rp900 Ribu, Bantuan Apa?

Di tengah penantian tahap 2, sejumlah KPM melaporkan adanya saldo masuk dengan nominal beragam, mulai dari Rp225.000 hingga Rp900.000. 

Jangan salah kaprah, saldo yang cair di pertengahan April ini bukanlah PKH Tahap 2, melainkan bantuan Program Indonesia Pintar (PIP) Termin 1 2026.

Pencairan PIP ini dikhususkan bagi siswa jenjang SD, SMP, hingga SMA/SMK kelas akhir (kelas 6, 9, dan 12). Bagi KPM yang memiliki anak sekolah dan sudah masuk dalam SK Pemberian, disarankan segera mengecek saldo di bank penyalur (BRI/BNI) karena termin ini sedang disalurkan secara bertahap di berbagai wilayah, termasuk Aceh hingga Jawa Barat.

Baca Juga: Ciomas Bogor Dikepung Banjir hingga Sepinggang Orang Dewasa, 3 Desa Terdampak

Nasib KPM Desil 5 dan Penentuan BPS

Satu informasi krusial yang perlu dipahami adalah peran Badan Pusat Statistik (BPS) sebagai penentu Desil dalam Data Tunggal Sosial Ekonomi Nasional (DTSN). Menteri Sosial Gus Ipul menegaskan bahwa penentuan layak atau tidaknya seseorang menerima bansos kini mengacu pada data BPS.

“Yang perlu saya tegaskan sekarang di tempat ini, bahwa pendamping PKH (dan) kita semua tidak bisa menentukan desil DTSEN. Tugas kita hanya mengirim data-data yang sesuai di lapangan. Yang menentukan adalah BPS,” kata Mensos Saifullah Yusuf, melansir dari kemensos.go.id.

Masyarakat yang berada di Desil 1 hingga Desil 4 tetap menjadi prioritas utama penerima PKH dan BPNT. Sementara itu, bagi warga yang status ekonominya meningkat dan masuk ke Desil 5 ke atas, ada kemungkinan bantuan akan dinonaktifkan secara sistem demi memastikan bantuan tepat sasaran bagi warga yang lebih membutuhkan.

Baca Juga: Proyek Trem Kota Bogor bakal Dilanjutkan, Pemkot Kantongi Restu Kemenhub

Cek Mandiri Lewat HP agar Tidak Bolak-Balik ATM

Pemerintah mengimbau para KPM untuk tidak terburu-buru mengecek kartu KKS ke mesin ATM secara berulang kali. Selain melelahkan, hal ini berisiko merusak kartu jika dilakukan terlalu sering saat saldo belum benar-benar masuk.

Sebagai gantinya, Anda bisa memantau status bansos secara mandiri melalui aplikasi Cek Bansos atau situs resmi cekbansos.kemensos.go.id. Cukup masukkan NIK dan data domisili sesuai KTP untuk melihat apakah Anda masih terdaftar sebagai penerima aktif periode April-Juni 2026.

Pastikan data kependudukan Anda (KK dan KTP) sudah padan dengan data Dukcapil agar tidak terjadi kendala saat proses reaktivasi atau pencairan.***

Editor : Asep Suhendar
#bpnt #bansos #pkh