RADAR BOGOR – Informasi terbaru terkait pencairan bantuan sosial atau bansos kembali ramai diperbincangkan.
Hingga Minggu, 19 April 2026, masyarakat di berbagai daerah mulai aktif mengecek saldo bansos seperti PKH dan BPNT tahap kedua, namun hasilnya masih belum seragam.
Gelombang pengecekan saldo bansos terjadi di sejumlah wilayah setelah beredarnya kabar di media sosial yang menyebut pencairan tahap kedua mulai dilakukan pada pekan ketiga April 2026.
Keluarga Penerima Manfaat (KPM) pun berbondong-bondong memastikan apakah bantuan periode April hingga Juni 2026 telah masuk ke rekening mereka.
Meski demikian, kondisi di lapangan menunjukkan hasil yang berbeda-beda. Sebagian warga melaporkan adanya perubahan saldo, namun tidak sedikit yang masih mendapati saldo bantuan belum tersedia.
Selain itu, pada aplikasi SIKS-NG yang digunakan pendamping sosial, data penyaluran untuk periode April–Juni 2026 juga belum sepenuhnya muncul.
Hasil Pengecekan di Lapangan
Dari hasil pengecekan langsung yang dilakukan pada 19 April 2026, belum ditemukan indikasi kuat bahwa bansos PKH dan BPNT tahap kedua telah disalurkan secara luas.
Beberapa temuan di antaranya:
- Pemeriksaan menggunakan Kartu KKS Mandiri masih menunjukkan saldo kosong
- Cek melalui mesin EDC agen bank juga memperlihatkan saldo BPNT belum terisi
- Hal ini mengisyaratkan bahwa proses pencairan masih berada pada tahap awal dan belum merata di semua wilayah
Baca Juga: Mensos Gus Ipul Tegaskan BPS Satu-satunya Penentu Desil DTSEN, Bukan Pendamping PKH atau Daerah
Penyaluran Masih Berproses
Sampai saat ini, penyaluran bansos PKH dan BPNT tahap kedua untuk periode April–Juni 2026 belum dapat dipastikan telah cair secara nasional.
Di sisi lain, Kementerian Sosial telah menerima pembaruan data penerima dari Badan Pusat Statistik (BPS) sebagai dasar penyaluran tahap kedua.
Dalam pembaruan tersebut, terdapat sekitar 11.014 KPM yang tidak lagi terdaftar sebagai penerima bantuan akibat perubahan kondisi ekonomi maupun pemutakhiran data.
Perlu diketahui, penentuan penerima bansos sepenuhnya mengacu pada data BPS, bukan ditetapkan oleh pemerintah daerah.
Perkembangan Positif Penyaluran Bansos
Walau pencairan tahap kedua belum merata, sejumlah program bantuan lain mulai menunjukkan progres, di antaranya:
- Program Indonesia Pintar (PIP) sudah mulai disalurkan sejak pekan ketiga April 2026
- Penyaluran susulan bansos tahap pertama masih berjalan di beberapa daerah
- Bantuan pangan berupa beras dan minyak goreng terus didistribusikan ke masyarakat
Baca Juga: Dari Toko Assalam Lirboyo, Agen BRILink Kediri Tembus Ribuan Transaksi hingga Jadi Jawara Nasional
Distribusi bantuan pangan tercatat cukup luas di wilayah Jawa Barat seperti Bandung, Garut, Tasikmalaya, Cianjur, Bogor, hingga Subang.
Sementara itu, di Jawa Tengah penyaluran mulai terlihat di wilayah Pemalang. Untuk Jawa Timur, daerah seperti Madiun, Bondowoso, dan Bojonegoro dilaporkan sudah menerima bantuan.
Adapun di luar Pulau Jawa, termasuk wilayah Sulawesi, proses distribusi masih berlangsung secara bertahap dan relatif lebih lambat.
Prediksi dan Imbauan
Untuk Senin, 20 April 2026, penyaluran bantuan pangan diperkirakan masih akan berlanjut, terutama di wilayah Jawa Barat dan Jawa Timur.
Masyarakat disarankan untuk rutin memantau informasi resmi melalui aplikasi Cek Bansos maupun laman cekbansos.kemensos.go.id, serta memastikan data keluarga tetap diperbarui apabila terdapat perubahan. (***)
Editor : Yosep Awaludin