RADAR BOGOR - Periode salur pencairan bansos di aplikasi Sistem Informasi Kesejahteraan Sosial Next Generation (SIKS NG) telah berubah menjadi April Mei Juni.
"Namun, bukan pertanda saldo bansos akan cair dalam hitungan hari. Lebih aman kita sebut ini persiapan tahap akhir bukan hilal yang sudah siap cair," ungkap kanal Info Bansos.
Bagi Keluarga Penerima Manfaat (KPM) yang sudah menerima pencairan tahap 1 2026, harus memastikan akankah mendapat penyaluran bantuan triwulan kedua.
Baca Juga: Olah Sampah Jadi Karya, Cara SMAN 10 Kota Bogor Bentuk Karakter Siswa Peduli Lingkungan
Hal pertama yang harus dilakukan adalah membuka aplikasi SIKS NG atau menanyakan langsung ke pendamping sosial masing-masing.
Selanjutnya, KPM harus mengecek tingkat desil, jika termasuk desil 1 sampai 4, peluang menerima pencairan bansos Program Keluarga Harapan dan Bantuan Pangan Non Tunai (PKH BPNT) tahap 2 2026 masih besar.
Apabila KPM masuk dalam desil 5 ke atas, kemungkinan untuk mendapatkan pencairan bansos tahap 2 2026, sangat kecil.
Walau begitu, KPM harus tetap memantau perkembangan resmi pencairan bansos tahap2 2026, jangan terburu-buru percaya dengan berita yang tidak jelas.
Baca Juga: Dapat Dukungan dari Ulama, Wali Kota Bogor Dedie Rachim Tancap Gas Atasi PKL
Sementara itu, ada beberapa bansos yang sedang disalurkan dalam beberapa hari ini.
Terpantau ada tiga bansos yang sedang disalurkan atau sedang dituntaskan pencairannya melalui jaringan PT Pos dan Bank Himbara.
Sejumlah wilayah yang sudah banyak melakukan penyaluran pada Senin, 20 April 2026 dan pekan ini adalah Kalimantan Barat termasuk Pontianak dan sekitarnya.
Sedangkan, bantuan beras dan minyak goreng sudah mulai disalurkan sejak awal April dan terus berlanjut.
Penuntasan penyaluran bansos PKH BPNT tahap 1 2026 dan pencairan susulan sedang dilakukan di desa-desa yang berada di Jawa Barat, Jawa Tengah, Jawa Timur, Banten, DKI Jakarta.
Editor : Siti Dewi Yanti