RADAR BOGOR - Perkembangan positif terungkap pada 21-22 April 2026, BPNT (Bantuan Pangan Non-Tunai) tahap kedua periode April-Juni sudah memasuki tahap verifikasi rekening di semua bank penyalur (BNI, Mandiri, BRI, dan BSI), sementara bantuan PKH juga menunjukkan kemajuan signifikan dengan munculnya data jumlah KPM di menu final closing.
Ini adalah tanda bahwa proses pencairan bansos tahap kedua sudah bergerak maju dan diharapkan dapat disalurkan secara bertahap akhir April 2026.
BPNT Tahap 2 Memasuki Proses Verifikasi Rekening
Kabar gembira datang dari pemantauan SIKS-NG, pada hari Senin hingga Selasa (21-22 April 2026). Bantuan BPNT tahap kedua senilai Rp600.000 (Rp200.000 per bulan untuk April, Mei, dan Juni) kini sudah masuk ke tahapan penting: verifikasi rekening, dilansir dari laman YouTube DIARY BANSOS.
Baca Juga: Pemkab Bogor Targetkan 14 Jembatan Rusak Selesai Diperbaiki Sebelum Idul Adha 2026
Proses verifikasi ini melibatkan pencocokan data rekening Anda dengan data Dukcapil (Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil) di semua bank penyalur.
“Untuk bantuan BPNT ini sudah muncul proses verifikasi rekeningnya. Kemudian untuk bantuan PKH ini juga alhamdulillah jumlah KPM di menu final closing ini juga sudah muncul,” ungkap narator DIARY BANSOS.
Sistem akan mengecek identitas rekening setiap KPM untuk memastikan data sinkron dan tidak ada ketidaksesuaian. Hasil akhir dari proses ini akan menunjukkan dua status: berhasil cek rekening atau gagal cek rekening. Semoga hasil verifikasi Anda adalah berhasil agar pencairan bisa lancar.
Jangan khawatir jika proses ini memakan waktu pencocokan data antara perbankan dan Dukcapil memang memerlukan beberapa hari. Yang penting adalah proses sudah berjalan dan menunjukkan kemajuan nyata.
PKH Tahap 2 Sudah Muncul Data di Menu Final Closing
Selain BPNT, bantuan PKH (Program Keluarga Harapan) tahap kedua juga menunjukkan perkembangan yang menggembirakan. Di menu monitoring penyaluran, periode April-Juni sudah muncul, meski data masih dalam proses dan akan menyusul seperti BPNT.
Namun, yang lebih penting adalah di menu final closing untuk PKH tahap kedua, sudah ada pergerakan signifikan. Jumlah KPM per kabupaten, kecamatan, hingga desa sudah mulai muncul.
Baca Juga: Bansos PKH dan BPNT Tahap 2 April-Juni 2026 Belum Dicairkan, Ini Status Terbaru yang Perlu KPM Tahu
Data jumlah omspan (omzet koperasi simpan pinjam) dan jumlah KPM yang sedang Burekol (membuka rekening kolektif) juga telah terupdate. Ketika Anda membuka data tersebut, akan terlihat nama-nama KPM yang sudah masuk ke tahapan final closing ini.
Ini menunjukkan progres yang lebih maju dibanding periode sebelumnya. Artinya, proses persiapan pencairan PKH tahap kedua sudah memasuki fase yang lebih konkret.
Mengapa Proses Tahap 2 Bisa Lebih Cepat?
Ada faktor yang mempercepat proses pencairan kali ini. Berdasarkan informasi dari Kementerian Sosial RI, data pemutakhiran dari BPS (Badan Pusat Statistik) sudah diterima lebih awal, yaitu pada tanggal 10 April 2026 (biasanya diterima tanggal 20). Ketepatan waktu ini menyebabkan seluruh proses penyaluran bisa berjalan lebih cepat dari jadwal normal.
Baca Juga: Kapolri Buka Rakernis Korps Brimob di Depok, Beri Arahan ke 7.000 Personel
Dengan kecepatan ini, harapan kami adalah bantuan PKH dan BPNT tahap kedua bisa mulai disalurkan secara bertahap menjelang akhir April 2026. Tentunya ini kabar bagus untuk KPM yang sedang menunggu.
Tidak Semua KPM Tahap 1 Otomatis Dapat Tahap 2
Informasi penting yang perlu diperhatikan: bagi KPM yang sudah menerima bantuan tahap pertama, tidak semuanya otomatis akan menerima bantuan tahap kedua.
Berdasarkan data BPS, ada sekitar 11.000 KPM yang mengalami perubahan desil kesejahteraan naik ke desil 6-10, artinya mereka sudah tidak memenuhi kriteria penerima bantuan lagi karena kondisi ekonomi mereka sudah membaik.
Jadi, jika nama Anda tidak muncul di daftar final closing, bisa jadi kondisi ekonomi keluarga Anda sudah masuk kategori yang tidak lagi memenuhi syarat. Ini adalah hal positif karena menunjukkan ada mobilitas sosial ekonomi ke arah yang lebih baik.
Jangan Sering Cek ATM, Tunggu Notifikasi dari Pendamping
Bagi para KPM yang sedang menunggu pencairan, ada beberapa hal yang perlu diperhatikan:
-Pertama, jangan terlalu sering mengecek kartu KKS ke ATM. Saat ini saldo belum masuk karena masih dalam proses sistem. Sering mengecek justru berisiko merusak kartu KKS Anda. Tunggu hingga status berubah menjadi SI (Standing Instruction) atau SPM (Surat Perintah Membayar) sebelum mulai mengecek saldo.
-Kedua, tunggu notifikasi resmi dari pendamping sosial Anda sebelum pergi ke ATM. Ketika proses verifikasi sudah selesai dan dana siap dicairkan, biasanya pendamping akan menginformasikan jadwal pencairan. Bersabar adalah kunci agar proses berjalan lancar.***
Editor : Asep Suhendar