RADAR BOGOR - Pemerintah melalui Kementerian Sosial terus mempercepat proses penyaluran bantuan sosial (bansos) tahap II tahun 2026.
Hingga 21 April 2026, periode salur untuk bulan April, Mei, dan Juni dilaporkan mulai muncul di sistem pendamping sosial.
Percepatan penyaluran bansos menjadi fokus pemerintah dalam beberapa pekan terakhir.
Berdasarkan laporan dari lapangan, sistem informasi kesejahteraan sosial telah menunjukkan perkembangan signifikan, khususnya untuk Program Keluarga Harapan (PKH) dan Bantuan Pangan Non Tunai (BPNT).
Di sejumlah wilayah dampingan, periode penyaluran tahap II untuk triwulan April–Juni 2026 sudah mulai terlihat dalam sistem.
Hal ini menjadi indikasi, proses administrasi dan validasi data penerima manfaat tengah memasuki tahap akhir.
Pendamping sosial juga tengah melakukan berbagai langkah percepatan, termasuk verifikasi distribusi Kartu Keluarga Sejahtera (KKS) serta pemutakhiran data penerima.
Langkah ini bertujuan memastikan bansos tersalurkan tepat sasaran.
Pemerintah menargetkan penyaluran tahap II dapat mulai dilakukan paling lambat pada minggu keempat April 2026. Namun, pencairan akan dilakukan secara bertahap sesuai kesiapan data di masing-masing daerah.
Selain bansos PKH dan BPNT, beberapa program bantuan lain juga mulai disalurkan pada periode yang sama, seperti bantuan pendidikan Kartu Indonesia Pintar (KIP), bantuan pangan serta bantuan sosial daerah.
Baca Juga: Mahkota Binokasih Kembali Dikirabkan di Kabupaten Bogor, Jadi Simbol Keagungan dan Legitimasi Sunda
Masyarakat diimbau untuk terus memantau perkembangan informasi dan memastikan data mereka valid agar tidak mengalami kendala saat proses pencairan bansos tahap II berlangsung.***
Editor : Maulidia