RADAR BOGOR - Proses persiapan penyaluran bantuan sosial (bansos) untuk Tahap 2 alokasi April-Juni 2026 menunjukkan kemajuan signifikan pada pekan ini.
Dilansir dari YouTube Diary Bansos, Berdasarkan pantauan terbaru pada aplikasi SIKS-NG (Sistem Informasi Kesejahteraan Sosial Next Generation) per tanggal 21 hingga 22 April 2026, sistem mulai melakukan validasi data secara masif untuk memastikan kelancaran transfer dana ke rekening Keluarga Penerima Manfaat (KPM) bansos.
Meskipun hilal pencairan semakin dekat, para penerima manfaat diimbau untuk memahami tahapan teknis yang sedang berlangsung untuk menghindari pengecekan kartu KKS yang terlalu dini.
1. Progres BPNT: Tahap Verifikasi Rekening Sedang Berjalan
Untuk program sembako atau BPNT Tahap 2 dengan nominal Rp600.000 (alokasi tiga bulan), status di menu monitoring salur saat ini telah memasuki tahap Verifikasi Rekening.
Pada tahap ini, data perbankan KPM disinkronkan dengan data Direktorat Jenderal Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Dukcapil).
Proses ini akan menghasilkan dua status, yaitu "Berhasil Cek Rekening" atau "Gagal Cek Rekening" (Gagal Omspan).
Kegagalan biasanya dipicu oleh perbedaan identitas sekecil apa pun antara data di bank dan e-KTP.
2. Update PKH: Data Final Closing Mulai Terbuka
Berbeda dengan BPNT, progres Program Keluarga Harapan (PKH) saat ini sudah menunjukkan pergerakan pada menu Final Closing.
Jumlah KPM per wilayah (Kabupaten/Kecamatan/Desa) serta jumlah KPM yang masuk tahap Bukaan Rekening Kolektif (Burkol) mulai terlihat.
Para pendamping sosial kini sudah bisa memantau nama-nama KPM yang masuk dalam daftar bayar tahap kedua, meskipun data ini masih bersifat dinamis dan dapat berubah sesuai hasil verifikasi akhir.
Baca Juga: Kabar BPNT: Tahap Verifikasi Rekening Dimulai, Siap-Siap Cair Akhir April, Cek Update Terbarunya
"Kami memantau adanya pergerakan positif pada sistem SIKS-NG hari ini, di mana bantuan BPNT telah memasuki proses verifikasi rekening di berbagai bank penyalur seperti BNI, BRI, Mandiri, dan BSI. Sementara itu, untuk PKH, jumlah KPM di menu final closing sudah mulai muncul, yang menandakan langkah maju menuju pencairan," ujar narator dalam YouTube Diary Bansos.
3. Peringatan: Desil Naik, Bantuan Berhenti
Penting bagi masyarakat untuk mengetahui tidak semua penerima bantuan pada Tahap 1 otomatis akan menerima bantuan kembali di Tahap 2.
Dilaporkan terdapat sekitar 11.000 KPM yang mengalami kenaikan tingkat kesejahteraan.
KPM yang semula berada di Desil 1–4 dan kini naik ke Desil 6–10 (kategori mampu) secara sistematis akan terhenti bantuannya karena sudah dianggap mandiri dan tidak memenuhi kriteria lagi.
4. Tips bagi KPM: Hindari Cek Saldo Terlalu Sering
Mengingat status saat ini masih dalam tahap verifikasi dan belum mencapai status SI (Standing Instruction), KPM disarankan:
• Jangan terlalu sering memasukkan kartu KKS ke mesin ATM hanya untuk mengecek saldo.
• Pengecekan yang terlalu sering pada saat sistem sedang bekerja dikhawatirkan dapat merusak pita magnetik kartu atau menyebabkan kartu terblokir.
• Pantau saldo secara lebih aman dan praktis melalui aplikasi perbankan digital masing-masing.
Meskipun persiapan administratif menunjukkan progres yang sangat baik, pencairan dana diperkirakan tetap akan dilakukan secara bertahap.
Masyarakat diharapkan tetap bersabar menunggu pengumuman resmi mengenai perubahan status menjadi SI di aplikasi SIKS-NG, yang menjadi instruksi mutlak bagi pihak bank untuk mentransfer dana ke rekening KPM bansos.***
Editor : Eli Kustiyawati