RADAR BOGOR - Pemerintah melalui Kementerian Sosial (Kemensos) masih menggencarkan pencairan bansos Program Keluarga Harapan dan Bantuan Pangan Non Tunai (PKH BPNT) tahap 1 2026.
"Per hari ini juga ini masih ada yang cair karena selaku pendamping menerima tugas untuk melakukan penelitian KPM yang mana memang belum transaksi," ujar kanal Pendamping PKH.
Setelah melakukan pengecekan di lapangan, sejumlah Keluarga Penerima Manfaat (KPM) mengaku belum memiliki atau menerima Kartu Keluarga Sejahtera (KKS).
Baca Juga: Rugikan Negara Rp9,1 Miliar, Dua Tersangka Pajak Diserahkan Kanwil DJP Jabar III ke Kejari Bogor
Hal tersebut dikarenakan ada masalah dengan rekening KPM, sehingga pendamping langsung menghubungi pihak bank setempat untuk proses percetakan KKS.
"Dan Alhamdulillah ini tadi cair hari Selasa tanggal 21 April 2026 masih tahap satu," ungkap kanal Pendamping PKH.
Pendamping wajib melakukan penelitian terkait KPM yang belum mencairkan bansos tahap 1 2026 hingga 23 April 2026.
Jika melewat 23 April 2026, saldo bansos dinyatakan hangus dan akan ditarik oleh pusat dan kembali ke kas negara.
Hal ini mempertegas, bansos PKH BPNT tahap kedua alokasi April Mei Juni akan segera cair dan pencairan tahap 1 akan segera berakhir.
Sementara itu, masih ada proses pendistribusian atau pencairan bantuan beras dan minyak goreng.
Penyaluran bantuan pangan belum selesai karena baru mencapai progres sekitar lebih 85% di seluruh Indonesia, sehingga masih ada daerah-daerah yang mana belum tersalurkan.
Terkait pencairan bansos tahap 2 2026, lebih dari 11.000 KPM telah dinyatakan sejahtera oleh Badan Pusat Statistik (BPS) berdasarkan hasil pemutakhiran data.
"Untuk total sementara masih sama dengan jumlah penerima PKH BPNT tahap 1 kemarin," tutur kanal Pendamping PKG.
KPM harus paham, penyaluran bantuan harus melalui sejumlah proses dan bersifat dinamis, sehingga bertahap dan lewat pencairan susulan.
Baca Juga: Pasar dan Plaza Bogor Nyaris Rata dengan Tanah, Dedie Rachim: Pembongkaran Ditragetkan Rampung Juli
Pencairan bansos tahap kedua sudah muncul baik di final closing dan pendamping telah mengetahui menu periode salur dan daftar calon penerima beserta jumlahnya.
KPM sebaiknya melakukan komunikasi dengan pendamping setempat agar tidak gagal paham dan tidak bolak-balik mengecek ke ATM.
Editor : Siti Dewi Yanti