RADAR BOGOR - Menteri Sosial (Mensos) Saifullah Yusuf menyampaikan, ada persiapan penyaluran bantuan penebalan yang merupakan dampak dari krisis.
"Ini adalah langkah efisiensi pemerintah untuk mengintervensi harga jual atau daya beli masyarakat Indonesia yang membutuhkan," ucap kanal Pendamping PKH.
Penyaluran bantuan penebalan harus terkoordinasi dengan beberapa kementerian dan menunggu persetujuan presiden.
Saifullah Yusuf menyebutkan, tengah mempelajari penyaluran Bantuan Langsung Tunai Sementara Kesejahteraan Rakyat (BLTS Kesra) tahun 2025 yang diterima oleh 35 juta Keluarga Penerima Manfaat (KPM).
Penerima BLTS Kesra tersebut merupakan KPM yang termasuk dalam desil 1 sampai desil 4.
Sementara itu, perkembangan penyaluran bansos Program Keluarga Harapan dan Bantuan Pangan Non Tunai (PKH BPNT) tahap kedua tahun 2026 ini akan segera dilakukan.
Diketahui, penyaluran bansos tahap 1 2026 susulan dilakukan paling akhir pada 23 April 2026.
Hingga saat ini, final closing penyaluran bansos tahap 2 2026 sudah muncul di Sistem Informasi Kesejahteraan Sosial Next Generation (SIKS NG).
"Tinggal menunggu kurang lebih 1 minggu. Biasanya di final closing ke berhasil cek rekening ini cuman 2 hari," ungkap kanal Pendamping PKH.
Percepatan pencairan bansos tahap 2 2026 sesuai dengan pernyataan Kemensos yang akan dipercepat.
"Paling telat di akhir April atau di minggu ketiga," lanjut kanal Pendamping PKH.
Status penyaluran bansos di SIKS NG pada Rabu, 22 April 2026 sudah ada yang cek rekening atau verifikasi rekening.
Menurut kanal Pendamping PKH, ada kemungkinan status tersebut merupakan penerima PKH BPNT tahap 1, baik reguler maupun susulan.
Pada pencairan bansos tahap 1 2026 lalu, banyak KPM yang menerima pencairan susulan yang merupakan penerima BLTS Kesra.
Baca Juga: Baru Sehari Dibuka, Toko Emas di Yogya Cimanggu Avenue Bogor Langsung Diserbu Pembeli
"Mudah-mudahan masih dinyatakan aman dan berhasil cek rekening karena memang secara sistem, tidak ada perubahan kecuali ada perubahan dokumentasi atau
perubahan dokumen seperti capil," harap kanal Pendamping PKH.
KPM yang mengalami gagal cek rekening berarti ada perbedaan antara data capil dan data SIKS NG, sehingga harus dipadankan terlebih dahulu di capil dan dipadankan oleh pendamping melalui aplikasi SIKS NG.
Editor : Siti Dewi Yanti