RADAR BOGOR - Tanda-tanda pencairan bansos tahap 2 2026 sudah mulai terlihat, sejak munculnya final closing di Sistem Informasi Kesejahteraan Sosial Next Generation (SIKS NG).
"Mudah-mudahan secepatnya tahap kedua, besok atau paling telat minggu depan sudah mulai terealisasi, sudah mulai tersalurkan," ungkap kanal Pendamping PKH.
Namun dipastikan untuk standing instruction (SI) sudah mulai hilal karena sudah berhasil cek rekening dan tinggal menunggu status berubah menjadi surat perintah membayar (SPM).
"Karena setelah SPM ini Kementerian Sosial mengirimkan surat perintah membayar ke Bank Himbara dan Bank Himbara mentransfer ke rekening para KPM," jelas kanal Pendamping PKH.
Proses pencairan melalui Bank Himbara tidak bisa dilakukan serentak dalam 1 hari atau 1 minggu.
"Namun biasanya memang setiap tahap pencairan ini yang pertama adalah Bank BSI untuk wilayah Aceh, NTT, Sulawesi, dan Bima," tutur pendamping PKH.
Walau begitu, bank himbara lainnya seperti Mandiri, BNI, dan BRI juga akan menyusul tidak lama setelah pencairan di BSI.
Baca Juga: Pemerintah Percepat Digitalisasi Bansos Lewat GovTech, Siap Diterapkan Nasional Akhir 2026
Pencairan bansos tahap 2 2026, paling cepat dilakukan pada minggu ketiga dan paling telat di minggu ke-4 bulan April 2026.
Keluarga Penerima Manfaat (KPM) yang ingin memastikan keaktifan bansos Program Keluarga Harapan tahap kedua, bisa langsung berkomunikasi dengan pendamping.
Para pendamping setiap melakukan kegiatan di lapangan, melakukan verifikasi, melakukan checking, dan melaksanakan kegiatan pertemuan kelompok (P2K2).
Sehingga KPM bisa mengecek di aplikasi SIKS NG pendamping terkait riwayat bansos masih aktif atau sudah exclude, tanpa harus bolak-balik mengecek rekening atau Kartu Keluarga Sejahtera (KKS).
Sementara itu, penyaluran bantuan beras 20 kg dan 4 liter minyak goreng masih dilakukan di sejumlah wilayah yang belum menerima.
Bagi KPM yang belum menerima, sebaikan pastikan terlebih dahulu, apakah masih masuk desil 1 sampai dengan 4.
"Dipastikan apakah masuk penerima sebagai PKH BPNT tahap 1 atau penerima BLT Kesra tahun 2025 yang masuk ke desil 1 sampai dengan desil 4," ucap kanal Pendamping PKH.
Editor : Siti Dewi Yanti