RADAR BOGOR - Informasi mengenai pencairan bantuan sosial (bansos) tahap II tahun 2026 ramai beredar di media sosial.
Sejumlah warga mengaku telah menerima saldo hingga Rp900.000, memicu pertanyaan di kalangan keluarga penerima manfaat (KPM).
Berdasarkan penelusuran, proses penyaluran bansos Program Keluarga Harapan (PKH) dan Bantuan Pangan Non Tunai (BPNT) memang tengah berlangsung dan telah memasuki tahap verifikasi rekening.
Baca Juga: Pembangunan Gedung Baru Polres Metro Depok Dimulai, Target Selesai Desember 2026
Dalam sistem penyaluran, KPM yang berstatus “berhasil cek rekening” dinyatakan lolos verifikasi dan berpotensi menerima bantuan dalam waktu dekat.
Setelah melalui tahapan lanjutan seperti Surat Perintah Membayar (SPM) dan Standing Instruction (SI).
Untuk program BPNT, bansos yang disalurkan sebesar Rp600.000 untuk periode April–Juni 2026.
Sementara itu, bantuan PKH memiliki nominal bervariasi tergantung komponen penerima, seperti anak sekolah, lansia, atau ibu hamil.
Adapun saldo Rp900.000 yang ramai diperbincangkan bukan berasal dari PKH atau BPNT, melainkan dari Program Indonesia Pintar (PIP) bagi siswa jenjang SMA/sederajat yang memiliki Kartu Indonesia Pintar (KIP).
Dengan demikian, informasi pencairan bansos secara serentak perlu dipahami secara hati-hati, setiap program memiliki skema dan waktu pencairan yang berbeda.
Baca Juga: Press Gathering, Kelurahan Kebon Kalapa Kota Bogor Beberkan Data Program dan Potensi Wilayah
Masyarakat diimbau untuk tidak langsung menyimpulkan informasi dari media sosial tanpa melakukan verifikasi, status pencairan bansos setiap KPM dapat berbeda.***
Editor : Maulidia