RADAR BOGOR - Ramainya informasi pencairan bansos di media sosial membuat banyak masyarakat langsung mengecek saldo. Namun, langkah itu belum tentu mencerminkan status bansos secara akurat.
Pemerintah melalui sistem bantuan sosial melakukan pembaruan data penerima secara berkala setiap tiga bulan. Hal ini menyebabkan status penerima dapat berubah pada setiap tahap penyaluran.
Karena itu, mengecek saldo Kartu Keluarga Sejahtera (KKS) milik orang lain tidak bisa dijadikan acuan.
Baca Juga: Wakapolri Dorong Brimob Tingkatkan Kemampuan, Siaga Hadapi Berbagai Dinamika
Status bantuan bersifat individual dan bergantung pada hasil verifikasi data masing-masing penerima.
Tahapan penting dalam pencairan bansos meliputi verifikasi rekening, penerbitan SPM, dan SI sebelum dana benar-benar masuk ke rekening. Proses ini biasanya membutuhkan waktu beberapa hari hingga satu minggu.
Masyarakat disarankan untuk melakukan pengecekan melalui cara yang lebih akurat, seperti menggunakan aplikasi mobile banking bank penyalur, situs resmi cekbansos, atau menghubungi pendamping sosial setempat.
Selain itu, KPM juga perlu memastikan data kependudukan dan rekening tetap valid agar tidak mengalami kendala seperti gagal cek rekening atau eksklusi dari program.
Pemerintah mengingatkan masyarakat agar tetap tenang dan tidak mudah terpengaruh informasi yang belum terverifikasi serta menunggu pengumuman resmi terkait pencairan bansos tahap II tahun 2026.***
Editor : Maulidia