Bansos Bogor Ekonomi Hiburan Internasional Jawa Barat Nasional Olahraga Otomotif Pendidikan Politik

Panduan Lengkap Usul Bansos Mandiri via Aplikasi Cek Bansos dan Update DTEN Volume 2 agar Data KPM Lebih Akurat

Mutia Tresna Syabania • Jumat, 24 April 2026 | 17:16 WIB
Ilustrasi pembaruan aplikasi cek bansos. (Foto: Instagram @kemensosri)
Ilustrasi pembaruan aplikasi cek bansos. (Foto: Instagram @kemensosri)

RADAR BOGOR - Pemerintah terus memperkuat transparansi penyaluran bantuan sosial dengan memberikan akses partisipasi langsung kepada masyarakat. 

Dikutip dari Youtube Arfan Saputra Channel, Melalui pembaruan fitur pada aplikasi Cek Bansos, kini setiap warga negara memiliki kekuatan untuk mengusulkan diri sendiri atau orang lain yang layak, sekaligus memberikan sanggahan terhadap penerima yang dianggap sudah mampu.

Langkah ini sejalan dengan peluncuran Data Terpadu Entitas Nasional (DTEN) Volume 2 tahun 2026, yang menjadi basis data utama untuk penyaluran bantuan di triwulan kedua (April–Juni).

Baca Juga: Cek Fakta Bansos 24 April 2026, Benarkah Saldo Rp1 Juta Sudah Cair di KKS Mandiri? Simak Hasil Pantauan via Digital Banking

1. Cara Mengusulkan Bansos Secara Mandiri via Smartphone

Masyarakat kini dapat mengajukan usulan bantuan dengan prosedur yang lebih ringkas dan modern:

• Akses Aplikasi: Unduh aplikasi resmi "Cek Bansos" di Play Store atau App Store.

• Kemudahan Login: Aplikasi kini mendukung login menggunakan Akun Google atau Apple ID, lengkap dengan fitur Face Recognition untuk keamanan data.

Baca Juga: Cek Saldo Bansos PKH BPNT Tahap 2 Per 24 April 2026 KKS Bank Mandiri, Simak Selengkapnya Berikut Ini

• Menu Usulan: Pilih menu "Usulan", lalu klik "Tambah Usulan". Anda akan diminta memasukkan 16 digit Nomor Kartu Keluarga (KK) dan Nomor Induk Kependudukan (NIK).

• Validasi Sistem: Sistem akan secara otomatis memverifikasi NIK tersebut.

Jika berada di Desil 1-4 atau 5 (tingkat kesejahteraan rendah), Anda dapat memilih jenis bantuan seperti PKH, Sembako (BPNT), atau PBI-JK.

Jika berada di Desil 6-10 (dianggap mampu), sistem akan memberikan notifikasi untuk melakukan pembaruan data melalui Dinas Sosial atau kelurahan setempat jika merasa terjadi kesalahan data.

Baca Juga: Final Closing Bansos Sering Disalahartikan, Ini Penjelasan Lengkap dan Peran Strategis Pendamping Sosial bagi Penerima Manfaat

2. Update DTEN 2026: Data Lebih Akurat dan Luas

Pemerintah telah menyelesaikan pemutakhiran data untuk triwulan kedua 2026. 

Terdapat peningkatan signifikan dalam jumlah record keluarga yang terdata, dari 95,0 juta menjadi 95,3 juta keluarga.

Keunggulan DTEN Volume 2 ini adalah kemampuannya membedah status keluarga yang sebelumnya "tidak terdefinisi". 

Baca Juga: Pasti Gagal dan Gak Akan Pernah Lolos Jadi Penerima Bansos Jika Daya Listrik Rumah di Atas 2.200 Watt, Ini Solusinya

Dari sekitar 77.000 keluarga yang sebelumnya belum diketahui kelas ekonominya, kini sebagian besar telah berhasil dipetakan ke dalam desil yang tepat, sehingga bantuan dapat disalurkan kepada ribuan keluarga baru yang benar-benar membutuhkan.

"Per tanggal dua puluh empat April dua ribu dua puluh enam, kami mengonfirmasi penggunaan aplikasi Cek Bansos telah menjadi instrumen vital dalam menciptakan penyaluran bantuan yang lebih mudah, cepat, dan transparan. Melalui integrasi DTEN Volume Dua, pemerintah telah memutakhirkan rekor individu dan keluarga secara mendalam, termasuk menentukan status desil bagi puluhan ribu keluarga yang sebelumnya belum teridentifikasi," kata narator dalam YouTube Arfan Saputra Channel. 

3. Fungsi Strategis Data Desil Terbaru

Baca Juga: KPM Jangan Termakan Hoax! Hasil Cek Saldo KKS Bank Mandiri Bansos PKH dan BPNT Tahap 2 Belum Cair per 24 April 2026, Simak Info Lengkapnya

Data DTEN hasil pemutakhiran April 2026 ini memiliki dua kegunaan utama bagi pemerintah:

• Distribusi Bansos Triwulan II: Menentukan daftar KPM (Keluarga Penerima Manfaat) untuk PKH dan BPNT periode April–Juni.

• Rekrutmen Pendidikan: Menjadi acuan dasar dalam menentukan anak-anak yang berhak menerima bantuan pendidikan atau program Siswa Sekolah Rakyat.

Baca Juga: Tenang Proses Masih Berjalan, Info Status Bansos PKH dan BPNT Tahap 2 Periode April-Juni 2026 Bisa Cek di Aplikasi SIKS-NG, Simak Selengkapnya

4. Mengapa Partisipasi Masyarakat Penting?

Sistem digital ini memungkinkan adanya koreksi secara real-time. 

Jika Anda melihat tetangga yang sangat membutuhkan tapi belum terdata, atau sebaliknya melihat penerima bantuan yang memiliki aset mewah, dapat melaporkannya langsung melalui fitur Sanggah. 

Data sanggahan tersebut akan diproses dan diverifikasi ulang di lapangan untuk memastikan keadilan sosial tetap terjaga.

Baca Juga: Bansos PKH dan BPNT Tahap 2 Berhasil Cek Rekening! Uang Bakal Cair 7 Hari Kerja ke ATM, Ini Cara Cek Status Terbaru Anda RADARBOGOR - Sistem verifika

Digitalisasi bansos di tahun 2026 telah membuka pintu lebar bagi transparansi. 

Dengan pemutakhiran DTSEN setiap tiga bulan, diharapkan tidak ada lagi masyarakat prasejahtera yang terlewatkan. 

Pastikan data KK dan NIK Anda sudah padan di Dukcapil, agar proses usulan bansos mandiri dapat berjalan lancar tanpa kendala teknis.***

Editor : Eli Kustiyawati
#DTEN #Data Terpadu Entitas Nasional #aplikasi Cek Bansos #Sanggahan