RADAR BOGOR - Menjelang akhir April 2026, antusiasme Keluarga Penerima Manfaat (KPM) meningkat seiring dengan persiapan penyaluran bansos reguler Tahap 2 untuk alokasi April, Mei, dan Juni.
Dilansir dari YouTube Info Bansos, Bagi masyarakat yang telah sukses menerima pencairan pada Tahap 1 kemarin, terdapat peluang bagi kategori keluarga tertentu untuk menerima nominal bansos yang jauh lebih besar dibandingkan periode sebelumnya.
Peningkatan nominal ini bukan terjadi tanpa alasan, melainkan didasarkan pada perhitungan akumulasi komponen dalam satu Kartu Keluarga (KK) sesuai dengan regulasi terbaru dari Kementerian Sosial.
1. Mekanisme Penyaluran Melalui Dua Jalur Utama
Kementerian Sosial memastikan, distribusi bantuan Tahap 2 akan tetap menggunakan dua metode utama untuk menjangkau seluruh lapisan masyarakat:
• Kartu KKS Merah Putih: Penyaluran secara digital bagi KPM yang berada di wilayah dengan akses perbankan (Bank Himbara) yang baik.
• PT Pos Indonesia: Penyaluran tunai bagi KPM di wilayah tertinggal, terdepan, dan terluar (3T) atau bagi mereka yang tidak memiliki rekening aktif.
2. Rahasia Pencairan Saldo Berlipat: Aturan Akumulasi Komponen
Sesuai aturan Kemensos, satu keluarga berhak mendapatkan bantuan PKH untuk maksimal empat komponen.
Baca Juga: Cek Saldo Bansos PKH BPNT Tahap 2 Per 24 April 2026 KKS Bank Mandiri, Simak Selengkapnya Berikut Ini
Nominal "tiga kali lipat" yang sering dibicarakan merujuk pada keluarga yang memiliki tiga kategori komponen berbeda dalam satu KK.
Berikut adalah simulasi perhitungan nominal per komponen untuk Tahap 2:
• Anak Usia Dini (0-6 tahun): Rp750.000
• Pendidikan SMA Sederajat: Rp500.000
• Lanjut Usia (Lansia): Rp600.000
Jika sebuah keluarga memiliki satu balita, satu anak SMA, dan satu anggota lansia, maka total dana yang akan masuk ke rekening KKS atau diterima lewat kantor pos mencapai Rp1.850.000 dalam satu kali pencairan tahap ini.
"Kami menginformasikan kepada seluruh KPM per April dua ribu dua puluh enam, persiapan penyaluran PKH dan BPNT tahap kedua sudah memasuki tahapan krusial dalam sistem administrasi nasional. Masyarakat diharapkan tidak terkejut apabila mendapati saldo yang masuk ke rekening nantinya berjumlah jauh lebih besar atau berlipat dibandingkan tahap sebelumnya, karena hal tersebut merupakan hasil akumulasi otomatis dari komponen pendidikan, kesehatan, dan lansia yang terdaftar secara valid dalam kartu keluarga," jelas narator dalam YouTube Info Bansos.
3. Hal-Hal Penting yang Harus Diperhatikan KPM
Agar pencairan berjalan lancar tanpa kendala teknis, KPM diharapkan memperhatikan hal berikut:
• Kondisi Kartu KKS: Pastikan kartu fisik dalam keadaan baik dan tidak rusak pada bagian chip.
• Kesesuaian Data: Pastikan anak sekolah masih terdaftar aktif di Dapodik dan lansia terdata di Dukcapil agar komponen tetap terhitung.
• Hindari Informasi Hoaks: Informasi pencairan massal hanya sah jika status di sistem SIKS-NG sudah menunjukkan "Standing Instruction" (SI).
Bulan April 2026 menjadi masa penantian penting bagi jutaan KPM di Indonesia.
Dengan potensi pencairan hingga jutaan rupiah bagi keluarga dengan komponen lengkap, bantuan ini diharapkan menjadi penggerak ekonomi rumah tangga.
Tetaplah berkoordinasi dengan pendamping sosial di wilayah masing-masing, untuk mendapatkan informasi jadwal penyaluran bansos yang lebih spesifik.***
Editor : Eli Kustiyawati