RADAR BOGOR - Perkembangan terbaru proses pencairan bantuan sosial (bansos) Program Keluarga Harapan (PKH) dan Bantuan Pangan Non-Tunai (BPNT) hingga 25 April 2026 menunjukkan adanya kemajuan signifikan pada tahap administrasi dan kesiapan penyaluran.
Berdasarkan pembaruan di Sistem Informasi Kesejahteraan Sosial (SIKS-NG) yang dilansir dari kanal Youtube Cek Bansos pada Minggu, 26 April 2026, data penerima untuk tahap kedua alokasi April, Mei, dan Juni telah memasuki fase final closing, yang menandakan bahwa besaran bantuan yang akan diterima oleh setiap Keluarga Penerima Manfaat (KPM) sudah ditetapkan dan tidak mengalami perubahan.
Pada program PKH, kemunculan data di menu final closing menjadi indikator bahwa proses pengolahan data telah selesai dan siap dilanjutkan ke tahap berikutnya.
Baca Juga: Cek Saldo Bansos PKH dan BPNT Tahap 2 Hari Ini, Simak Penjelasannya
Nominal bantuan yang tercantum menunjukkan variasi sesuai dengan komponen dalam keluarga penerima, dengan rincian sebagai berikut:
• Rp750.000
• Rp975.000
• Rp1.100.000
• Rp1.500.000
Perbedaan nominal tersebut bergantung pada kategori penerima, seperti ibu hamil, anak usia dini, pelajar, lanjut usia, maupun penyandang disabilitas yang terdaftar dalam satu keluarga.
Sementara itu, untuk bantuan BPNT, sebagian besar bank penyalur seperti Bank Mandiri, BRI, dan BNI masih berada pada tahap verifikasi rekening. Proses ini menjadi bagian penting untuk memastikan validitas data rekening penerima sebelum dana disalurkan.
“Beberapa komponen PKH KPM yang akan tercairkan di tahap kedua pun juga alhamdulillah sudah terlihat di SIKS-NG ya,” ulas narator melalui kanal Youtube Cek Bansos.
Baca Juga: SP2D Sudah Diturunkan! Siap-Siap Cek Rekening KKS Anda Untuk Pencairan PKH BPNT Tahap 2
Di sisi lain, Bank Syariah Indonesia (BSI) tercatat telah lebih dahulu menyelesaikan tahapan tersebut, ditandai dengan terbitnya Surat Perintah Membayar (SPM) baik untuk PKH maupun BPNT, yang menunjukkan kesiapan lebih lanjut dalam proses pencairan.
Selain bantuan dalam bentuk uang, penyaluran bantuan pangan juga berlangsung secara bertahap di sejumlah daerah. Bantuan ini mencakup beras sebanyak 20 kilogram dan minyak goreng sebanyak 4 liter untuk setiap penerima.
Beberapa wilayah yang telah memasuki tahap distribusi antara lain Aceh Tamiang, Aceh Besar, Pidie, dan Banda Aceh, yang mulai menerima undangan pengambilan bantuan.
Baca Juga: SP2D Sudah Diturunkan! Siap-Siap Cek Rekening KKS Anda Untuk Pencairan PKH BPNT Tahap 2
Di wilayah lain seperti Bekasi (khususnya Duren Jaya), penyaluran dijadwalkan berlangsung pada 24 hingga 27 April 2026.
Distribusi serupa juga terpantau di Sukabumi, Nganjuk, Kediri, Malang, serta sejumlah daerah di Sulawesi seperti Mamuju dan Manado. Penyaluran bantuan pangan ini direncanakan berlanjut hingga bulan Mei 2026.***
Editor : Eli Kustiyawati