RADAR BOGOR - Ada kabar menggembirakan untuk jutaan Keluarga Penerima Manfaat (KPM) di Indonesia.
Data terbaru dari aplikasi SIKS-NG menunjukkan progres positif untuk pencairan bansos PKH dan BPNT dengan Bank BSI terbukti menjadi bank penyalur tercepat setelah menerbitkan Surat Perintah Membayar (SPM).
Sementara itu, penyaluran bantuan pangan berupa beras 20 kilogram dan minyak goreng 4 liter juga berlangsung di berbagai wilayah dan akan diperpanjang hingga bulan Mei bagi yang belum menerima.
Baca Juga: Alhamdulillah! PKH BPNT Tahap 2 Mulai Cair Bertahap Akhir April, 38 Daerah Diprioritaskan
SIKS-NG Menunjukkan Pergerakan Positif untuk PKH dan BPNT
Sistem SIKS-NG (Sistem Informasi Kesejahteraan Sosial Next Generation) membuktikan ada pergerakan progresif untuk pencairan bansos PKH dan BPNT.
Data bayar final closing sudah muncul di aplikasi resmi untuk para KPM, menandakan proses pembayaran sudah memasuki tahap final yang menggembirakan.
Meskipun sebagian besar bank penyalur seperti Bank Mandiri, BRI, dan BNI masih berada dalam tahap verifikasi rekening atau belum mencapai status SPM, Bank BSI terpantau paling cepat prosesnya, mengutip dari channel YouTube Anamovie.
Bank BSI sudah berhasil menerbitkan SPM baik untuk PKH maupun BPNT, sehingga KPM yang menggunakan kartu KKS Bank BSI memiliki peluang lebih besar untuk menerima dana lebih dulu. Bank Mandiri, BRI, dan BNI diperkirakan akan menyusul dalam waktu dekat.
“Bank BSI sudah menerbitkan SPM (Surat Perintah Membayar) baik untuk PKH maupun BPNT,” ungkap narator saluran ANAMOVIE.
Bank Mana yang Paling Cepat Cair?
Bagi KPM yang sudah tidak sabar ingin mengecek saldo, penting untuk mengetahui bank penyalur mana yang paling cepat proses pembayarannya. Bank BSI menjadi pemimpin dalam hal kecepatan, diikuti kemudian oleh Bank Mandiri, BRI, dan BNI secara berurutan.
Jika Anda adalah KPM dengan kartu KKS Bank BSI, ada kemungkinan besar bansos PKH dan BPNT Anda akan cair lebih awal dibanding pengguna bank lain.
Namun, jangan langsung lari ke ATM karena proses pembayaran tetap memerlukan waktu untuk benar-benar masuk ke rekening setelah SPM diterbitkan. Pantau terus status terbaru melalui aplikasi SIKS-NG atau website resmi cekbansos.kemensos.go.id.
Bantuan Pangan: Beras 20kg dan Minyak Goreng Tersedia, Tapi Belum Merata
Selain PKH dan BPNT, pemerintah juga menyalurkan bantuan pangan berupa beras 20 kilogram dan minyak goreng 4 liter ke berbagai wilayah Indonesia. Penyaluran ini sudah berlangsung di beberapa daerah seperti Aceh, Bekasi, Sukabumi, Nganjuk, Kediri, Malang, dan Sulawesi.
Namun, bantuan pangan ini belum merata di semua wilayah. Ada daerah yang sudah menerima, sementara daerah lain masih menunggu.
Sebagai contoh, wilayah Jawa Tengah bagian selatan seperti Cilacap masih belum mendapatkan penyaluran beras dan minyak goreng.
Jangan khawatir jika Anda belum menerima bantuan ini pemerintah telah memperpanjang program hingga bulan Mei, jadi kesempatan masih ada untuk mendapatkannya di bulan berikutnya.
3 Masalah Utama Kenapa Bansos Belum Cair, dan Cara Mengatasinya
Ada beberapa alasan mengapa bansos PKH dan BPNT Anda mungkin belum cair meskipun program sudah berjalan:
1. Data Tidak Sinkron atau Ada Kesalahan Penulisan
Kesalahan pada nama, tempat, atau tanggal lahir meskipun kecil bisa membuat data Anda dianggap tidak valid. Karena setiap tahap ada pembaruan penerima, pastikan data Anda akurat. Segera lapor ke petugas desa atau kelurahan untuk memperbarui data yang salah.
2. Data Tidak Mutakhir
Jika ada perubahan dalam keluarga Anda seperti meninggal, perubahan status pernikahan, pindah tempat, atau ada anggota keluarga baru, harus segera dilaporkan ke petugas. Data yang tidak mutakhir akan dianggap invalid. Pembaharuan data adalah kunci agar bansos bisa cair.
3. Status Kelayakan Berubah atau Terdaftar di Desil Tinggi
Pemerintah fokus pada KPM di Desil 1 hingga Desil 4, dengan prioritas utama Desil 1-2. Jika desil Anda tinggi atau ada anggota keluarga terdaftar sebagai ASN (Aparatur Sipil Negara), Anda mungkin tidak lagi memenuhi syarat.
Untuk Desil 5, tidak lagi menerima bantuan pangan, meskipun masih terlindungi oleh KIS PBI (jaminan kesehatan).
Belum Terdaftar? Ini Cara Daftar Bansos PKH dan BPNT
Jika Anda belum terdaftar sebagai penerima bansos, masih ada kesempatan untuk mendaftar. Ada dua cara:
- Cara Pertama: Daftar melalui aplikasi Cek Bansos Kemensos secara online.
- Cara Kedua: Datang langsung ke kantor desa atau kelurahan terdekat dengan membawa KTP dan KK yang sudah diperbarui (ber-barcode). Bilang saja kepada petugas bahwa Anda ingin mengajukan atau mendaftar bansos PKH dan BPNT. Petugas akan membantu mengurus proses pendaftaran Anda.
Jangan Percaya Semua Berita, Cek dengan Petugas Resmi
Informasi tentang bansos beredar sangat banyak, terutama di media sosial. Namun, jangan langsung menelan bulat-bulat semua informasi yang Anda terima. Selalu filter dan verifikasi dengan sumber resmi.
Konsultasikan dengan pendamping sosial masing-masing, perangkat desa, atau petugas kelurahan untuk mendapatkan informasi yang sesuai dengan situasi lapangan Anda. Mereka lebih tahu tentang perkembangan bansos di wilayah Anda secara spesifik.
Progres bansos memang sedang berjalan, tetap bersabar, ikuti perkembangan, dan pastikan data Anda selalu valid dan mutakhir.***
Editor : Eli Kustiyawati