RADAR BOGOR - Memasuki pekan terakhir bulan April 2026, dinamika penyaluran bantuan sosial (bansos) reguler menunjukkan progres yang signifikan.
Dilansir dari YouTube Info Bansos, Berdasarkan pantauan terbaru pada sistem SIKS-NG, tahapan persiapan penyaluran bansos PKH dan BPNT untuk alokasi April–Juni telah bergeser dari sekadar verifikasi rekening menuju tahap yang lebih tinggi.
Di tengah penantian dana reguler tersebut, pemerintah juga masih terus mendistribusikan beberapa bantuan tambahan untuk memastikan jaring pengaman sosial tetap terjaga di masyarakat.
1. Progres SIKS-NG: Satu Bank Penyalur Resmi Berstatus SPM
Setelah melewati fase verifikasi rekening yang krusial, saat ini salah satu bank penyalur dilaporkan telah mencapai status SPM (Surat Perintah Membayar).
Khusus untuk wilayah Aceh, Bank Syariah Indonesia (BSI) terpantau mengalami progres paling cepat dibandingkan bank Himbara lainnya (BRI, BNI, dan Mandiri).
Merujuk pada tren penyaluran sebelumnya, Bank BSI sering kali menjadi pionir dalam pendistribusian dana ke rekening KPM karena jumlah penerima yang lebih terkonsentrasi di satu wilayah provinsi.
Meskipun SPM sudah terbit, KPM diimbau untuk tidak melakukan pengecekan ke ATM secara terburu-buru.
Dana baru akan tersedia di rekening setelah status di SIKS-NG berubah menjadi SI.
2. Dua Bantuan yang Masih Cair di Pekan Terakhir April
Mulai Senin ini hingga akhir April 2026, terpantau ada dua jenis bantuan yang masih aktif disalurkan di berbagai daerah:
• Program Indonesia Pintar (PIP) Tahap 1: Penyaluran dana pendidikan masih berlangsung secara bertahap.
Terdapat dua kategori penerima: KPM yang saldonya langsung masuk ke kartu KIP dan yang berada dalam SK Nominasi sehingga wajib melakukan aktivasi rekening terlebih dahulu di bank penyalur.
• Bantuan Pangan (Beras dan Minyak Goreng): Untuk beberapa wilayah yang sempat mengalami kendala teknis pada alokasi Februari–Maret, penjadwalan distribusi susulan terpantau masih berjalan hingga 1 Mei 2026.
Baca Juga: Bansos Tahap 2 2026 Segera Cair, KPM Harus Pastikan Hal Penting Ini Terlebih Dahulu
Perlu dicatat, ini merupakan penyelesaian alokasi lama dan belum ada kepastian untuk tahap selanjutnya.
"Per tanggal dua puluh tujuh April dua ribu dua puluh enam, kami mengonfirmasi progres administrasi untuk bansos reguler tahap kedua telah mencapai tahapan SPM bagi nasabah bank penyalur tertentu. Bagi para keluarga penerima manfaat yang hingga kini belum menerima kartu KKS akibat proses peralihan dari kantor pos atau Burekol, diharapkan tetap tenang karena selama memenuhi syarat desil satu hingga empat, bantuan akan tetap disalurkan melalui PT Pos Indonesia hingga proses perbankan selesai," jelas narator dalam YouTube Info Bansos.
3. Nasib KPM Peralihan Pos ke KKS (Burekol)
Bagi KPM yang sebelumnya menerima bantuan melalui kantor pos dan saat ini sedang dalam proses Burekol (Buka Rekening Kolektif).
Jika hingga hari ini Anda belum menerima kartu KKS atau buku tabungan baru, kemungkinan besar bantuan Tahap 2 Anda akan tetap disalurkan melalui PT Pos Indonesia sebagai solusi sementara agar hak Anda tetap terpenuhi.
Pastikan peringkat desil Anda tetap berada di angka 1–4 agar status kepesertaan tetap aman dalam sistem data terpadu pemerintah.
Minggu terakhir April 2026 menjadi masa transisi penting menuju pencairan massal PKH dan BPNT Tahap 2.
Dengan status SPM yang sudah muncul, diprediksi "hilal" pencairan akan semakin nyata dalam hitungan hari.
Tetaplah memantau informasi dari pendamping sosial resmi, dan hindari terpancing oleh klaim struk penarikan bansos yang belum terverifikasi kebenarannya.***
Editor : Eli Kustiyawati