RADAR BOGOR - Kabar terbaru bansos, sistem SIKS-NG menunjukkan pergerakan data yang sangat positif untuk bantuan reguler PKH dan BPNT Tahap 2.
Dilansir dari YouTube Anamovie, Berdasarkan pantauan resmi, tahapan persiapan penyaluran bansos sudah mulai bergeser ke fase administratif yang lebih tinggi, memberikan sinyal pencairan dana semakin dekat.
1. Progres SIKS-NG: Urutan Bank Penyalur Tercepat
Meskipun mayoritas Bank Himbara masih berada pada fase verifikasi rekening, terdapat perbedaan kecepatan proses antar bank penyalur:
• Bank BSI (Paling Cepat): Saat ini terpantau paling depan karena telah resmi menerbitkan status SPM (Surat Perintah Membayar) baik untuk PKH maupun BPNT.
• Bank Mandiri, BRI, dan BNI: Mengikuti di belakangnya, mayoritas masih menyelesaikan tahapan verifikasi rekening atau menuju penerbitan SPM.
• PKH Final Closing: Untuk bantuan PKH, data final closing yang berisi daftar nama dan nominal bantuan sudah muncul di sistem, menandakan daftar penerima tahap kedua ini sudah terkunci.
2. Update Bantuan Pangan: Perpanjangan Hingga Mei 2026
Selain bantuan tunai, penyaluran bantuan pangan berupa beras 20 kg dan minyak goreng 4 liter (alokasi dua bulan) masih terus berlangsung di beberapa titik seperti Aceh, Bekasi, Sukabumi, Nganjuk, Kediri, hingga Sulawesi.
Mengingat distribusi yang belum merata, pemerintah dikabarkan memperpanjang masa penyaluran bantuan pangan ini hingga Mei 2026.
Jadi, KPM yang belum menerima undangan di akhir April tidak perlu berkecil hati karena proses masih berjalan.
"Per tanggal dua puluh enam April dua ribu dua puluh enam, kami menginformasikan progres administrasi untuk bansos tahap kedua di sistem SIKS-NG berjalan sangat dinamis, di mana Bank BSI tercatat sebagai bank penyalur dengan progres tercepat saat ini. Namun, kami mengingatkan kembali kepada seluruh keluarga penerima manfaat validitas data kependudukan adalah harga mati," kata narator dalam YouTube Anamovie.
3. Faktor Utama Bansos Tidak Cair atau Terhenti
Bagi KPM yang bantuannya belum kunjung turun, berikut adalah beberapa poin evaluasi yang sering menjadi penyebab:
• Kesalahan Input Data: Petugas manusia bisa saja melakukan kesalahan ketik (typo) saat memasukkan data.
Baca Juga: Bansos Tahap 2 2026 Segera Cair, KPM Harus Pastikan Hal Penting Ini Terlebih Dahulu
Disarankan cek ke perangkat desa untuk memastikan nama di sistem sudah sesuai dengan KTP/KK terbaru yang ber-barcode.
• Perubahan Status Kelayakan: KPM yang dianggap sudah mampu secara ekonomi, memiliki anggota keluarga ASN, atau usia produktif (di bawah 30 tahun) yang dianggap mampu mandiri, kini lebih ketat diawasi oleh sistem.
• Peringkat Desil: Fokus pemerintah tahun ini adalah Desil 1 hingga 4.
KPM yang naik ke Desil 5 secara otomatis akan dicabut bantuan sembakonya, meskipun mungkin masih ter-cover Jaminan Kesehatan (KIS PBI).
• Rekening Tidak Aktif: Kartu KKS yang rusak atau terblokir harus segera dilaporkan ke pendamping sosial untuk proses aktivasi ulang ke bank penyalur.
Hilal pencairan bantuan sosial tahap kedua mulai nampak jelas di sistem SIKS-NG.
Dengan Bank BSI yang sudah menerbitkan SPM, bank-bank lain diprediksi akan segera menyusul dalam hitungan hari.
Tetaplah sabar dan pastikan data bansos tetap sinkron dengan Dukcapil.***
Editor : Eli Kustiyawati