RADAR BOGOR - Pencairan bantuan sosial (bansos) di sektor pendidikan melalui Kartu Indonesia Pintar (KIP) atau Program Indonesia Pintar (PIP) tahun 2026 mulai menunjukkan perkembangan signifikan menjelang akhir April.
Berdasarkan laporan dari berbagai daerah yang dilansir dari kanal Youtube Arfan Saputra Channel pada Senin, 27 April 2026, dana bantuan PIP telah masuk ke rekening penerima, terutama bagi siswa yang berada di jenjang kelas akhir.
Kondisi ini menjadi bagian dari proses penyaluran PIP tersebut dilakukan secara bertahap yang memang difokuskan pada peserta didik yang akan menyelesaikan masa studinya di masing-masing tingkat pendidikan.
Fokus penyaluran saat ini diarahkan kepada siswa kelas akhir, yakni kelas 6 Sekolah Dasar (SD), kelas 9 Sekolah Menengah Pertama (SMP), serta kelas 12 Sekolah Menengah Atas (SMA).
Kelompok ini menjadi prioritas karena berada pada fase transisi pendidikan yang membutuhkan dukungan biaya untuk penyelesaian sekolah maupun persiapan ke jenjang berikutnya.
Pencairan terpantau terjadi dalam rentang waktu 23 hingga 26 April 2026, ditandai dengan masuknya saldo ke rekening penerima di sejumlah wilayah.
Baca Juga: Bansos PKH dan BPNT Triwulan II 2026 Belum Cair, Ini Bantuan yang Benar-benar Sudah Mulai Disalurkan
“jadi untuk sekarang yang cair itu adalah bantuan KIP ya Teman-teman, bukan PKH ataupun BPNT, belum” ungkap narator melalui kanal Youtube Arfan Saputra Channel.
Dari sisi nominal bantuan, terdapat perbedaan jumlah yang diterima sesuai dengan jenjang pendidikan masing-masing siswa. Rincian yang terpantau menunjukkan:
• Jenjang SD (kelas 6): saldo bantuan yang masuk berkisar Rp225.000, dengan beberapa laporan penarikan tunai sekitar Rp200.000 di daerah tertentu.
• Jenjang SMP (kelas 9): dana yang diterima tercatat sebesar Rp375.000.
• Jenjang SMA (kelas 12): bantuan mencapai Rp900.000, dengan sebagian penerima melakukan pencairan melalui teller bank karena mekanisme penarikan yang berbeda.
Penyaluran dana dilakukan melalui bank mitra yang telah ditentukan sesuai dengan kepemilikan rekening siswa. Beberapa bank yang digunakan dalam proses ini antara lain Bank BRI, Bank BSI, serta rekening SimPel (Simpanan Pelajar).
Setiap bank memiliki mekanisme pencairan tersendiri, baik melalui ATM maupun layanan langsung di kantor cabang.***
Editor : Asep Suhendar