RADAR BOGOR - Banyak Keluarga Penerima Manfaat (KPM) yang mengaku telah menerima pencairan bansos tahap 2 2026 pada Senin, 27 April 2026.
"Namun, jangan dulu tergesa-gesa. Tunggu dulu para KPM jangan sampai bolak-balik ke ATM," ungkap kanal Pendamping PKH.
KPM harus memastikan terlebih dahulu apakah termasuk dalam penerima bansos dengan cara harus berkomunikasi dengan pendamping setempat.
Pada Senin, 27 April 2026, status di Sistem Informasi Kesejahteraan Sosial Next Generation (SIKS NG) sudah ada yang berstatus surat perintah membayar (SPM) untuk daerah dan bank tertentu.
"Ini kita pantau memang di Bank Mandiri, Bank BSI sudah terpantau SPM di daerah Aceh dan 38 daerah lain," ujar kanal Pendamping PKH.
Jika sudah SPM, KPM yang aktif dan berada di wilayah tersebut tinggal menunggu proses pencairan.
Verifikasi dari pihak bank setelah statusnya berubah menjadi standing instruction (SI) menunggu kisaran 1 kali 24 jam untuk proses administrasi di bank.
"Jadi memang tanggal 27 ini saya pastikan ini belum ada yang cair," tutur kanal pendamping PKH.
Final closing di SIKS NG dan riwayat bansos periode salur juga sudah muncul beserta nama-nama yang akan menerima bantuan juga sudah ada.
Berdasarkan pengamatab, KPM ada yang berstatus sudah berhasil cek rekening dan gagal cek rekening.
KPM yang mengalami gagal cek rekening karena adanya data yang tidak sinkron antara Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil (Dukcapil) dengan data di SIKS NG.
Penerima manfaat harus memastikan status terlebih dahulu melalui cek bansos atau cek status di SIKS NG.
Walau sudah ada KPM yang berstatus SPM dan tinggal menunggu menuju SI, tetapi masih dibutuhkan waktu kisaran maksimal 1 minggu.
Meskipun sudah SI dan beberapa KPM sudah cair, namun pencairan bansos tahap 2 2026 tidak serempak karena butuh proses dan waktu untuk memverifikasi.
Editor : Siti Dewi Yanti