RADAR BOGOR - Pantauan terbaru dalam proses pencairan bansos tahap 2 2026 untuk Program PKH dan BPNT sudah menunjukkan tanda perubahan, yakni proses penyaluran yang dilakukan secara bertahap.
Berdasarkan pantauan terbaru melalui aplikasi SIKS-NG, sebagian data penerima sudah masuk ke tahap lanjutan, bahkan ada yang telah mencapai status Surat Perintah Membayar (SPM).
Proses pencairan bantuan sosial memang melalui beberapa tahapan, mulai dari verifikasi rekening, berhasil cek rekening, penerbitan SPM, SP2D, dan akhirnya masuk ke tahap Standing Instruction (SI).
Pada tahap SI inilah dana mulai ditransfer ke rekening KPM (Keluarga Penerima Manfaat).
Dengan mulai turunnya SPM di salah satu bank penyalur, peluang pencairan bansos tahap kedua dalam waktu dekat semakin besar.
Namun, masyarakat diimbau untuk tetap bersabar dan tidak terburu-buru melakukan pengecekan saldo sebelum status benar-benar mencapai tahap SI.
Baca Juga: Dua Kereta Tabrakan di Stasiun Bekasi Timur, PT KAI Masih Evakuasi
Adapun informasi yang beredar menyebutkan, pencairan bansos mulai menunjukkan “hilal” atau tanda-tanda awal, terutama bagi penerima yang menggunakan Kartu KKS dari Bank Syariah Indonesia (BSI).
Bank ini diperkirakan menjadi penyalur pertama yang mencairkan bantuan, sebagaimana pola yang terjadi pada tahap-tahap sebelumnya.
Sementara itu, untuk bank penyalur lainnya seperti BRI, BNI, dan Mandiri, mayoritas status penerima bansos masih berada pada tahap verifikasi rekening.
Baca Juga: 19 Kades di Kabupaten Bogor Habis Masa Jabatan pada 2026, DPMD Tunggu Keputusan Mendagri
Sebagian kecil sudah menunjukkan status berhasil verifikasi, namun belum seluruhnya masuk ke tahap SPM.***
Editor : Maulidia