
RADAR BOGOR - Menjelang akhir April 2026, antusiasme Keluarga Penerima Manfaat (KPM) menunggu pencairan Bansos PKH dan BPNT Tahap 2 semakin tinggi. Namun, pantauan terbaru di sistem SIKS-NG menunjukkan bahwa tidak semua penerima mendapatkan kabar yang sama.
Munculnya status berwarna merah dengan keterangan Gagal Cek Rekening di akun pendamping sosial menjadi peringatan bagi sejumlah warga agar lebih teliti terhadap data kepesertaan mereka.
Secara teknis, penyaluran bantuan sosial memang melalui tahapan yang ketat. Berdasarkan update terbaru, bagi KPM yang statusnya sudah berubah menjadi SPM (Surat Perintah Membayar), terutama pengguna Bank BSI di Aceh dan sebagian Bank BRI, ini adalah tanda hijau bahwa dana segera masuk, melansir dari kanal YouTube Diary Bansos.
Namun, bagi KPM lainnya, proses verifikasi rekening masih terus berjalan untuk memastikan identitas di Bank dan Dukcapil sinkron 100 persen.
Berikut adalah rincian status yang perlu dipahami oleh penerima manfaat agar tidak terjebak informasi hoaks di media sosial:
- Status SPM: Dana sudah diproses perintah bayarnya oleh Kemensos, tinggal menunggu instruksi transfer (SI).
- Belum SPM: Rekening sudah berhasil diverifikasi, namun masih mengantri proses administrasi pembayaran.
- Gagal Cek Rekening (Warna Merah): Terjadi ketidaksesuaian data antara bank dan data kependudukan.
- Tidak Disalurkan (Warna Merah): Biasanya terjadi pada KPM peralihan PT Pos ke KKS yang kartunya belum teraktivasi atau melebihi batas waktu aktivasi perbankan.
“Di akun para pendamping sosial, yang tidak disalurkan diberi tanda warna merah oleh pihak Kementerian Sosial Republik Indonesia. Tanda merah ini ada yang keterangannya tidak disalurkan, ada yang keterangannya gagal cek rekening,” ungkap narator saluran Diary Bansos.
Bagi KPM yang mendapati status bantuan Tidak Disalurkan pada tahap 2 ini, analisanya adalah kemungkinan karena sistem sedang memprioritaskan pencairan tahap 1 yang tertunda.
Setelah tahap 1 tuntas disalurkan dan diaktivasi, barulah bantuan tahap 2 akan menyusul. Hal ini bertujuan agar tidak terjadi penumpukan saldo yang tidak terpakai (exclude) di rekening KPM yang bisa menyebabkan bantuan ditarik kembali oleh negara.
Update bansos di sistem SIKS-NG ini bersifat dinamis. Meskipun sebagian besar KPM Bank Mandiri dan BNI saat ini masih berada di posisi Belum SPM, proses ini dipastikan akan bergerak cepat dalam beberapa hari ke depan.
Pemerintah terus berupaya mempercepat distribusi agar bantuan bisa dimanfaatkan masyarakat sebelum berganti bulan.
Penting bagi masyarakat untuk tetap tenang dan tidak terburu-buru melakukan pengecekan ke mesin ATM jika belum ada instruksi resmi dari pendamping sosial.
Pastikan Anda tetap terdaftar dalam desil 1 hingga desil 4 agar tetap memenuhi syarat sebagai penerima bansos yang layak mendapatkan bantuan di periode April-Mei-Juni ini.
Masyarakat dihimbau untuk tetap proaktif berkomunikasi dengan pendamping sosial atau operator SIKS-NG di desa masing-masing jika menemukan kendala status Gagal Cek Rekening.***
Editor : Eli Kustiyawati