RADAR BOGOR - Pembaruan status penyaluran bantuan sosial (bansos) Program Keluarga Harapan (PKH) dan Bantuan Pangan Non Tunai (BPNT) tahap kedua tahun 2026 menunjukkan bahwa proses distribusi masih berada pada fase persiapan yang cukup kompleks di dalam sistem SIKS-NG.
Berbagai tahapan administratif dan teknis masih berlangsung, sehingga menyebabkan status setiap Keluarga Penerima Manfaat (KPM) terlihat beragam dan belum merata di seluruh wilayah.
1. Status Persiapan Penyaluran Bansos di SIKS-NG
Pada tahap ini, sistem mencatat beberapa kondisi yang dialami oleh KPM dalam proses penyaluran bantuan. Sebagian data masih berada dalam proses verifikasi rekening, yang berarti pihak perbankan masih melakukan pengecekan kesesuaian data penerima.
Selain itu, terdapat KPM dengan status belum SPM, yaitu rekening sudah dinyatakan valid tetapi Surat Perintah Membayar belum diterbitkan, kondisi ini cukup banyak ditemukan pada penerima dengan KKS dari Bank Mandiri dan BNI.
Di sisi lain, terdapat pula status gagal cek rekening yang ditandai dengan indikator tertentu di sistem. Hal ini umumnya terjadi akibat ketidaksesuaian data identitas antara data kependudukan dan data perbankan.
Sementara itu, sebagian KPM sudah memasuki status SPM, yang menunjukkan bahwa surat perintah pencairan telah diterbitkan dan proses tinggal menunggu tahap berikutnya.
Baca Juga: Jadi Ikon Wisata Baru Puncak, Jembatan Kaca Bendungan Sukamahi Bogor Diperkirakan Rampung Mei 2026
Status ini mulai terlihat di beberapa wilayah seperti Aceh yang menggunakan Bank BSI serta sebagian daerah pengguna Bank BRI.
“Status SPM (Surat Perintah Membayar): Telah muncul untuk sebagian wilayah, terutama di Provinsi Aceh (Bank BSI) dan sebagian pengguna Bank BRI. Ini adalah tahap akhir sebelum diterbitkannya instruksi pencairan (SI),” ujar narator melalui kanal Youtube Diary Bansos.
Namun demikian, terdapat juga KPM dengan status tidak disalurkan pada tahap kedua. Kondisi ini berkaitan dengan proses penyaluran sebelumnya yang belum selesai, terutama pada KPM yang mengalami peralihan metode penyaluran dari kantor pos ke KKS, sehingga penyaluran tahap berikutnya masih tertunda.
2. Harapan Penyaluran Bantuan
Meskipun sebagian KPM telah mencapai status SPM, proses pencairan dana belum berlangsung. Penyaluran masih menunggu perubahan status ke tahap lanjutan dalam sistem, yaitu SI (Standing Instruction), yang menjadi penanda bahwa dana siap disalurkan ke rekening penerima. Proses ini menjadi tahapan penting sebelum dana benar-benar dapat diterima oleh KPM.
3. Cara Pengecekan Status Bansos
Informasi detail mengenai status penyaluran dapat diakses melalui menu Monitoring Salur Bansos dalam sistem SIKS-NG. Akses ini tersedia bagi pendamping sosial, operator desa, serta supervisor di dinas sosial tingkat kabupaten atau kota.
Melalui menu tersebut, setiap perubahan status, termasuk kendala seperti gagal cek rekening atau tidak disalurkan, dapat dipantau secara langsung.
4. Imbauan untuk KPM
KPM disarankan untuk tetap memperhatikan informasi resmi dan tidak mudah terpengaruh oleh kabar yang beredar tanpa sumber yang jelas, terutama yang menyebutkan bantuan telah cair secara menyeluruh.
Bagi penerima yang terdaftar dalam kelompok desil 1 hingga desil 4 dan memiliki status rekening yang telah berhasil diverifikasi, penyaluran tetap menjadi bagian dari proses yang sedang berjalan.***
Editor : Asep Suhendar