RADAR BOGOR - Pembaruan terbaru mengenai pencairan bantuan sosial (bansos) Program Keluarga Harapan (PKH) dan Bantuan Pangan Non Tunai (BPNT) tahap kedua untuk periode April hingga Juni 2026 menunjukkan adanya perkembangan bertahap pada sisi administrasi penyaluran.
Informasi yang beredar saat ini menitikberatkan pada perubahan status di sistem internal, klarifikasi terhadap informasi yang viral, serta distribusi bansos lain yang berjalan paralel di bulan April.
1. Update Status Bansos di Aplikasi SIKS-NG
Perkembangan terbaru di sistem SIKS-NG yang dikutip dari kanal Youtube Info Bansos pada Selasa, 28 April 2026, menunjukkan adanya kemajuan pada proses administrasi pencairan bansos di beberapa bank penyalur.
Baca Juga: Tragedi Bekasi Timur: Identitas 15 Korban Meninggal Tabrakan Kereta Terungkap, Semua Perempuan
Untuk Bank BRI dan BSI, status penyaluran baik PKH maupun BPNT telah mencapai tahap SPM (Surat Perintah Membayar). Status ini menandakan bahwa proses administratif telah memasuki fase lanjutan menuju pencairan ke rekening penerima manfaat.
“bahwa Bank BRI dan BSI sudah menunjukkan status SPM (Surat Perintah Membayar) untuk PKH dan BPNT periode April-Juni 2026, sementara Bank Mandiri terpantau belum SPM,” ulas narator melalui kanal Youtube Info Bansos.
Sementara itu, untuk Bank Mandiri, khususnya pada program sembako atau BPNT, status yang terpantau masih belum mencapai tahap SPM. Kondisi ini menunjukkan bahwa proses administratif pada bank tersebut masih berjalan dan belum masuk ke tahap perintah pembayaran.
2. Analisis Bukti Penarikan (Struk) yang Beredar
Di tengah perkembangan informasi pencairan, beredar sejumlah foto struk yang diklaim sebagai bukti penarikan bansos.
Namun setelah dilakukan penelusuran terhadap salah satu struk yang ramai dibagikan, diketahui bahwa transaksi tersebut merupakan “setor simpanan” atau aktivitas memasukkan uang ke rekening, bukan penarikan dana bantuan.
Hal ini menjadi penting karena dapat memicu kesalahpahaman di kalangan masyarakat. Selain itu, mekanisme penyaluran bansos dilakukan secara bertahap melalui sistem batching, sehingga dana tidak masuk secara serentak ke seluruh rekening penerima dalam waktu yang sama.
3. Bantuan Sosial Lain yang Cair April 2026
Selain PKH dan BPNT, terdapat beberapa program bantuan lain yang juga sedang berlangsung proses distribusinya selama April 2026.
Bantuan pangan yang disalurkan melalui Badan Pangan Nasional (BAPANAS) masih berjalan dengan bentuk distribusi berupa beras sebanyak 20 kilogram dan minyak goreng 4 liter. Penyaluran ini telah menjangkau sejumlah wilayah seperti Aceh, Bekasi, hingga Manado sejak akhir April.
Program Indonesia Pintar (PIP) juga mulai memasuki tahap pencairan termin pertama untuk periode Februari hingga April 2026.
Baca Juga: Tingkatkan Suplai Air di Tarikolot, Ini Strategi Tirta Kahuripan Kabupaten Bogor
Dana tersebut disalurkan melalui rekening SimPel milik siswa, dengan prioritas bagi peserta didik tingkat akhir seperti kelas 6 SD, 9 SMP, serta 12 SMA atau SMK.
Di sisi lain, bantuan sosial daerah di DKI Jakarta melalui program Pemenuhan Kebutuhan Dasar (PKD) juga telah disalurkan.
Program ini mencakup Kartu Lansia Jakarta (KLJ), Kartu Anak Jakarta (KAJ), dan Kartu Penyandang Disabilitas Jakarta (KPDJ), dengan nilai bantuan yang dapat mencapai akumulasi hingga Rp900.000.***
Editor : Asep Suhendar