RADAR BOGOR - Ada unggahan yang mengabarkan pencairan bansos tahap 2 2026 telah dilakukan melalui Kartu Keluarga Sejahtera (KKS) terbitan Bank BRI pada Selasa, 28 April 2026.
Menurut kanal Info Bansos, hal ini memicu semangat Keluarga Penerima Manfaat (KPM) lain untuk berbondong-bondong memeriksa KKS ke ATM atau agen terdekat.
"Namun saya ingin mengimbau kepada seluruh sahabat bansos, tetap tenang ketika ada satu atau dua orang yang memposting struk," ucapnya.
Baca Juga: Flyover Bomang bakal Dibangun 2027, Bupati Bogor: Tahun Ini Masuk Tahap Lelang
KPM jangan panik atau terburu-buru dan melihat bukti pencairan dengan baik dan tidak terjebak informasi yang salah.
Sebagai informasi, struk pencairan melalui KKS BRI pada Senin, 27 April 2026 senilai Rp570.000 menjadi salah satu bukti transaksi penyaluran karena memang merupakan penarikan.
"Tapi tunggu dulu, mari kita lihat struk yang kedua tertanggal 28 April 2026," tutur kanal Info Bansos.
Struk tersebut tertulis setor simpanan sebesar Rp500.000, yang artinya orang memasukkan uang ke dalam rekening, bukan menarik dana bansos.
Baca Juga: Soroti Program Hutan Kota di Kabupaten Bogor, MAKUMBA Pertanyakan Anggaran
KPM jangan sampai tertukar atau termakan narasi yang menyebutkan bahwa bukti cairnya bansos.
Penerima manfaat harus memastikan transaksi yang tertera adalah tarik tunai atau mutasi dengan kode yang jelas berkaitan dengan bansos, bukan setoran pribadi.
Sementara itu, aplikasi Sistem Informasi Kesejahteraan Sosial Next Generation (SIKS NG) pada 28 April 2026 menunjukkan data salur yang menarik.
Bank penyalur BRI dan BSI sudah berstatus surat perintah membayar (SPM) yang merupakan sinyal positif.
"Artinya proses administrasi surat perintah membayar sudah diterbitkan oleh Kementerian Sosial untuk bank-bank tersebut," jelas kanal Info Bansos.
Editor : Siti Dewi Yanti