Bansos Bogor Ekonomi Hiburan Internasional Jawa Barat Nasional Olahraga Otomotif Pendidikan Politik

Jangan Terlalu Sering Cek KKS! Pencairan Bansos PKH-BPNT Tahap 2 2026 Belum Merata, Ini Penyebab dan Status Terbaru di SIKS-NG yang Perlu Dipahami

Ira Yulia Erfina • Rabu, 29 April 2026 | 04:56 WIB
Ilustrasi Penyaluran Bansos PKH dann BPNT (Foto: Instagram @rw13_embongkaliasin)
Ilustrasi Penyaluran Bansos PKH dann BPNT (Foto: Instagram @rw13_embongkaliasin)

RADAR BOGOR - Pembaruan terbaru mengenai penyaluran bantuan sosial (bansos) Program Keluarga Harapan (PKH) dan Bantuan Pangan Non Tunai (BPNT) Tahap 2 tahun 2026 menunjukkan bahwa proses masih berada pada fase administratif yang berjalan bertahap melalui sistem SIKS-NG per 27 April 2026. 

Dilansir dari kanal Youtube Diary Bansos pada Selasa, 28 April 2026, kondisi di sistem SIKS-NG memperlihatkan beberapa kategori status yang saat ini sedang dialami oleh KPM. 

Proses verifikasi rekening masih berlangsung untuk sejumlah penerima, di mana pihak bank melakukan pencocokan data guna memastikan bantuan dapat disalurkan dengan tepat.

Baca Juga: Alhamdulillah! Status SPM Bansos PKH Tahap 2 Sudah Aktif di SIKS-NG, Simak Juga Perkiraan Waktu Pencairan BPNT April Juni 2026

Selain itu, terdapat KPM yang telah lolos verifikasi rekening, namun belum masuk ke tahap penerbitan Surat Perintah Membayar (SPM), yang berarti bantuan belum dapat diproses lebih lanjut ke tahap penyaluran. Kondisi ini banyak terjadi pada penerima dengan kartu KKS dari Bank Mandiri dan BNI.

Di sisi lain, sebagian wilayah sudah menunjukkan perkembangan ke tahap SPM, yang menandakan bahwa instruksi pembayaran telah diterbitkan. Status ini tercatat pada beberapa daerah di Provinsi Aceh yang menggunakan Bank BSI serta sejumlah wilayah pengguna Bank BRI. 

Meski demikian, status SPM belum berarti dana langsung diterima, karena masih terdapat tahapan lanjutan sebelum bantuan benar-benar masuk ke rekening penerima.

Baca Juga: Mensos Gus Ipul Usul Perluasan Penerima Bansos 2026: Bukan Sekadar Tebal, Tapi Harus Merata

Terdapat pula KPM yang mengalami kendala berupa gagal cek rekening yang ditandai dengan indikator tertentu dalam sistem.

Hal ini umumnya disebabkan oleh ketidaksesuaian data antara data kependudukan dan data perbankan. 

Selain itu, sebagian KPM tercatat dengan status tidak disalurkan pada Tahap 2, yang banyak dialami oleh penerima peralihan dari mekanisme penyaluran melalui pos ke KKS pada tahun sebelumnya, terutama jika kartu belum aktif atau terdapat kendala dalam distribusi.

Baca Juga: Bansos PKH 2026 Tahap 2 Diprediksi Cair Bulan Ini, Simak Rincian Bantuan, Mekanisme Pencairan, dan Ketentuan untuk KPM

“Ada KPM (terutama peralihan dari PT Pos ke KKS) yang statusnya tidak disalurkan pada Tahap 2 karena masalah aktivasi kartu KKS atau menunggu penyaluran Tahap 1 selesai terlebih dahulu,” jelas narator melalui kanal Youtube Diary Bansos.

Dari sisi jadwal, target penyaluran Tahap 2 sebelumnya diarahkan dapat dimulai pada akhir April 2026. Namun berdasarkan kondisi terkini, meskipun beberapa wilayah telah mencapai tahap SPM, proses penyaluran belum sepenuhnya selesai. 

Setelah SPM, masih terdapat tahapan lanjutan berupa Standing Instruction (SI), yang menjadi proses penting sebelum dana benar-benar ditransfer ke rekening KKS milik KPM.

Baca Juga: Status Penyaluran Bansos 28 April 2026 di SIKS NG: Bank BRI dan BSI Sudah Masuk Tahapan SPM

Untuk mengetahui status secara lebih rinci, informasi tersebut tidak tersedia pada tampilan umum, melainkan hanya dapat diakses melalui menu Monitoring Salur Bansos di sistem SIKS-NG. 

Akses ini umumnya dimiliki oleh pendamping sosial, operator desa, serta pihak terkait di dinas sosial tingkat daerah, sehingga KPM biasanya memperoleh informasi melalui pihak-pihak tersebut.***

Editor : Eli Kustiyawati
#bantuan sosial #Tahap 2 #bpnt #bansos #pkh