Bansos Bogor Ekonomi Hiburan Internasional Jawa Barat Nasional Olahraga Otomotif Pendidikan Politik

Info Bansos PKH dan BPNT Tahap 2 April 2026: Status SIKS-NG Berubah ke SPM, dan KPM Perlu Waspada pada Struk yang Viral di Sosial Media

Kholikul Ihsan • Rabu, 29 April 2026 | 10:09 WIB
Ilustrasi struk pencairan bansos tahap 2 yang viral. (Foto: YouTube Info Bansos)
Ilustrasi struk pencairan bansos tahap 2 yang viral. (Foto: YouTube Info Bansos)

RADAR BOGOR - Memasuki akhir bulan April 2026, progres pencairan bantuan sosial (bansos) PKH dan BPNT tahap kedua untuk periode April-Juni menunjukkan perkembangan signifikan di aplikasi SIKS-NG. 

Meski sejumlah bukti transaksi mulai viral di media sosial, masyarakat diminta untuk tetap teliti dan tidak terburu-buru mengecek saldo ke ATM, melansir dari kanal YouTube Info Bansos.

Berdasarkan pantauan terbaru pada aplikasi SIKS-NG, status penyaluran untuk Bank BRI dan BSI kini telah berubah menjadi SPM (Surat Perintah Membayar). 

Baca Juga: Analisis Info Bansos 29 April 2026 yang Beredar, Bedah Struk Pencairan Bantuan, Status SIKS-NG dan Kepastian Penyaluran Tahap 2

Status ini merupakan sinyal kuat bahwa proses administrasi di Kementerian Sosial telah selesai dan dana bantuan segera diteruskan ke rekening bank penyalur masing-masing penerima manfaat.

Namun, masyarakat diimbau untuk tidak mentah-mentah menelan informasi yang beredar di grup media sosial. 

Waspada Struk Viral

Baru-baru ini, viral unggahan di sosial media struk penarikan saldo yang diklaim sebagai pencairan PKH. Setelah ditelusuri, beberapa struk ternyata menunjukkan transaksi Setor Simpanan, bukan tarik tunai dana bantuan. 

Baca Juga: Pencairan PKH Tahap 2 Akan Segera Cair, Tanda Bahwa Bansos Susulan Tahap 1 Akan Selesai

“Mari kita lihat struk yang kedua tertanggal 28 April 2026. Di situ tertulis Setor Simpanan sebesar Rp500.000. Sahabat, ini adalah poin penting. Setor simpanan artinya ada orang yang memasukkan uang ke dalam rekening, bukan menarik dana bansos,” ungkap saluran Info Bansos.

Oleh karena itu, KPM diharapkan jeli membedakan bukti penarikan bansos yang sah dengan transaksi pribadi agar tidak terjebak hoaks.

Bantuan Beras dan Minyak goreng 

Selain update mengenai PKH dan BPNT, pemerintah melalui Badan Pangan Nasional (BAPANAS) juga mengonfirmasi perpanjangan distribusi bantuan pangan beras 10 kg hingga akhir April 2026. 

Baca Juga: Memasuki Era 'Survival Mode', Pencairan Bansos PKH dan BPNT Jadi Penopang Utama Daya Tahan Ekonomi Masyarakat Rentan di Tengah Tekanan Harga

Penyaluran gelombang terbaru terpantau sudah mulai bergulir di berbagai daerah seperti Aceh, Bekasi, hingga Manado sejak 24 April kemarin. 

Hal ini menjadi suplemen penting bagi masyarakat di tengah proses tunggu pencairan dana tunai dari KKS.

Bantuan PIP 

Bagi keluarga yang memiliki anak sekolah, dana Program Indonesia Pintar (PIP) termin pertama untuk periode Februari-April 2026 juga dilaporkan sudah mulai masuk ke rekening SimPel (Simpanan Pelajar). 

Baca Juga: Meski 11.014 KPM Dicoret, Pemerintah Justru Perketat Monitoring Agar Bansos Lebih Tepat Sasaran

Fokus penyaluran saat ini diprioritaskan bagi siswa jenjang akhir di tingkat SD, SMP, dan SMA/SMK guna mendukung kebutuhan pendidikan mereka di akhir semester.

“Fokus utama penyaluran kali ini diprioritaskan bagi siswa di jenjang akhir pendidikan seperti kelas 6 SD, 9 SMP, dan 12 SMA/SMK,” tambah narator INFO BANSOS.

Sementara itu, khusus bagi warga DKI Jakarta, Pemprov DKI juga telah mencairkan bansos Pemenuhan Kebutuhan Dasar (PKD). 

Bantuan ini meliputi Kartu Lansia Jakarta (KLJ), Kartu Anak Jakarta (KAJ), dan Kartu Penyandang Disabilitas Jakarta (KPDJ) dengan total penerima mencapai lebih dari 190.000 jiwa. 

Baca Juga: Potensi Desil 3 dan 4 Dicoret Tetap Ada, Tetapi Masih Berpeluang Terima Bansos Jika Belum Mandiri dan Data DTKS Valid, KPM Bisa Simak Penjelasannya

Bagi penerima manfaat di Jakarta, akumulasi dana yang diterima bahkan bisa mencapai Rp900.000 melalui sistem rapel.

Proses penyaluran bansos dilakukan secara bertahap atau melalui sistem batching, sehingga waktu pencairan antara satu daerah dengan daerah lain tidak akan bersamaan. Pastikan Anda tetap mengikuti informasi resmi dari saluran komunikasi pemerintah dan tetap bersabar menunggu giliran saldo masuk ke kartu KKS Anda.***

Editor : Eli Kustiyawati
#bpnt #aplikasi siks-ng #bansos #pkh #pencairan bantuan sosial