RADAR BOGOR - Menjelang akhir April, proses verifikasi lapangan atau ground checking untuk Penerima Bantuan Iuran (PBI) bansos terus dikebut oleh para pendamping sosial.
Kegiatan ini menjadi bagian penting dalam memastikan data penerima bantuan sosial tetap akurat dan tepat sasaran.
Ground checking PBI dilakukan terhadap Keluarga Penerima Manfaat (KPM) yang sebelumnya mengalami penonaktifan bantuan.
Baca Juga: Pembangunan Gedung Baru Polres Metro Depok Dimulai, Kapolres : Komitmen Tingkatkan Pelayanan
Melalui proses ini, pendamping melakukan survei ulang untuk memastikan kelayakan penerima bansos berdasarkan kondisi terbaru di lapangan.
Selain itu, kegiatan Pertemuan Peningkatan Kemampuan Keluarga (P2K2) juga tetap berjalan. Hingga akhir April 2026, sejumlah pendamping sosial melaporkan target kinerja P2K2 telah tercapai sesuai rencana.
Sementara itu, perkembangan penyaluran bansos Program Keluarga Harapan (PKH) dan Bantuan Pangan Non Tunai (BPNT) tahap kedua menunjukkan progres signifikan.
Baca Juga: Lahannya Dikuasai Warga dan Oknum Kepala Desa, PT Buana Estate Tempuh Jalur Hukum
Berdasarkan sistem penyaluran, sebagian besar wilayah masih berada pada tahap verifikasi rekening.
Namun, beberapa bank penyalur seperti BSI dan BRI telah memasuki tahap Surat Perintah Membayar (SPM), yang menandakan proses administrasi telah bergerak menuju pencairan bansos.
Adapun tahapan penyaluran bansos meliputi verifikasi rekening, cek data, penerbitan SPM, dilanjutkan dengan Standing Instruction (SI), dan akhirnya dana ditransfer ke rekening KPM.
Dengan percepatan proses yang tengah dilakukan, pencairan bantuan PKH dan BPNT tahap kedua diperkirakan mulai terealisasi pada awal Mei 2026 meskipun penyaluran bansos akan tetap dilakukan secara bertahap di setiap daerah.***
Editor : Maulidia