RADAR BOGOR - Perkembangan status penyaluran bansos PKH dan BPNT untuk alokasi April, Mei, dan Juni 2026 telah menunjukkan pergerakan signifikan, berdasarkan pantauan terbaru di sistem SIKS-NG hari ini, Rabu 29 April 2026.
Dikabarkan oleh kanal YouTube Cek Bansos, status bantuan tersebut kini terpantau sudah berada pada posisi SPM (Surat Perintah Membayar) di berbagai bank penyalur, yang menandakan dana bantuan akan segera masuk ke rekening penerima dalam waktu dekat.
Perubahan status bansos ini menjadi SPM ini berlaku untuk semua bank anggota Himbara dan BSI, mulai dari Bank Mandiri, BRI, BNI, hingga Bank BSI.
“Untuk PKH alokasi tahap kedua April, Mei, dan Juni di ke semua bank penyalur statusnya sudah SPM (Surat Perintah Membayar),” ungkap narator Cek Bansos.
Bagi masyarakat penerima manfaat, status SPM berarti Kementerian Sosial telah menerbitkan instruksi pembayaran kepada pihak perbankan.
Saat ini, proses pencairan hanya tinggal menyisakan satu tahapan akhir, yaitu perubahan status menjadi SI (Standing Instruction) sebelum saldo otomatis terisi ke kartu KKS masing-masing KPM.
Penyaluran Bansos Pangan
Selain update mengenai PKH dan BPNT, pemerintah juga dilaporkan mulai menyalurkan bantuan sosial pangan berupa beras 10 kg dan minyak goreng 4 liter di beberapa wilayah.
Penyaluran ini terpantau sudah mulai berjalan di Jawa Timur, khususnya di Kecamatan Temayang, Bojonegoro, serta beberapa titik di Kabupaten Kebumen, Jawa Tengah.
“Nah, ini alhamdulillah sudah ada KPM yang mengabarkan wilayah Kebumen ini sudah mulai kembali menyalurkan bantuan beras pangan minyak 4 liter,” ucap kanal CEK BANSOS.
Baca Juga: Kabar Gembira, Seluruh Bank Himbara Berstatus SPM, Satu Langkah Menuju Pencairan Bansos PKH dan BPNT Tahap 2
Program BPSE
Ada pula informasi khusus bagi 405 KPM yang terdaftar dalam Program Pemberdayaan Sosial Ekonomi (BPSE) termin pertama.
Bantuan BPSE ini bertujuan untuk mendorong kemandirian ekonomi penerima manfaat agar tidak terus-menerus bergantung pada bantuan sosial reguler.
Jadwal pencairan untuk program pemberdayaan ini juga dilaporkan sudah mulai didistribusikan di berbagai wilayah secara bertahap mulai minggu ini.
Meskipun progres data di SIKS-NG menunjukkan perkembangan positif, para pendamping sosial menghimbau agar KPM tidak terburu-buru melakukan pengecekan di mesin ATM atau agen bank.
Hal ini penting untuk menghindari kekecewaan karena saldo baru akan benar-benar tersedia setelah status di sistem berubah menjadi SI.
Masyarakat diminta untuk tetap bersabar dan memantau perkembangan melalui pendamping sosial di wilayah masing-masing agar mendapatkan informasi yang akurat.
Untuk memastikan apakah nama Anda terdaftar sebagai penerima, masyarakat dapat melakukan pengecekan secara mandiri melalui laman resmi cekbansos.kemensos.go.id. Pastikan data yang dimasukkan sesuai dengan KTP yang terdaftar di DTKS.***
Editor : Asep Suhendar