RADAR BOGOR - Pemerintah terus melakukan pemutakhiran data secara berkala untuk memastikan bantuan sosial (bansos) seperti PKH dan BPNT tersalurkan secara tepat sasaran.
Dikutip dari YouTube Arfan Saputra Channel, Melalui aplikasi SIKS-NG, masyarakat kini dapat melihat rekam jejak kelayakan penerima bansos berdasarkan peringkat kesejahteraan atau desil.
1. Dinamika Perubahan Desil: Mengapa Bisa Naik atau Turun?
Peringkat desil seorang warga tidak bersifat permanen dan dapat berubah sesuai dengan hasil verifikasi aset di lapangan.
Baca Juga: Dua Oranye, Satu Putih! Kelahiran Harimau Benggala Warnai Taman Safari Prigen Hasil Konservasi
Warga yang mengalami penurunan peringkat, misalnya dari desil 6 menjadi desil 2, kini sah untuk diusulkan sebagai penerima bantuan karena berada pada kategori masyarakat prasejahtera.
Sebaliknya, warga dapat mengalami kenaikan desil (misal dari desil 5 ke desil 9) jika ditemukan kepemilikan aset tertentu.
Data yang diolah oleh BPS mencakup kepemilikan perhiasan, kendaraan motor atau mobil, kulkas, hingga hewan ternak seperti kambing atau sapi.
Jika seorang warga berada di desil 9 dengan kondisi rumah yang sudah bagus, maka status bansosnya akan dicoret dan digantikan oleh usulan warga di desil 1 atau 2.
2. Golongan yang Dilarang Menerima Bansos
Meskipun seseorang berada di peringkat desil bawah (1-4), bantuan tetap tidak dapat diberikan jika yang bersangkutan atau anggota keluarganya termasuk dalam kategori berikut:
Baca Juga: Kecelakaan Maut, Angkot Hantam Dua Motor di Bogor Selatan, Satu Orang Meninggal
• Aparatur Sipil Negara (ASN/PNS).
• Anggota TNI dan Polri.
• Anggota DPR atau DPRD.
Pemerintah secara tegas mencoret penerima yang terdeteksi melakukan transaksi game online terlarang berdasarkan data dari PPATK.
"Kami ingin meluruskan pemerintah kini memiliki instrumen untuk mendeteksi transaksi yang dilarang. Berdasarkan data hasil analisis dari PPATK, rekening yang terdeteksi pernah melakukan transfer ke bandar game online terlarang secara otomatis akan dicoret dari daftar penerima bansos," ujar narator dalam YouTube Arfan Saputra Channel.
3. Pengecualian dan Kondisi Darurat
Pemerintah memberikan diskresi khusus bagi warga yang berada dalam kondisi mendesak agar bantuan dapat segera diajukan tanpa harus menunggu siklus rutin, di antaranya:
• Korban bencana alam.
• Kondisi darurat medis atau orang sakit yang membutuhkan pertolongan segera.
Sinergi antara masyarakat dan pemerintah desa dalam memutakhirkan data melalui aplikasi SIKS-NG sangat krusial.
Transparansi riwayat bansos mulai dari Sembako, PBI hingga BLT memungkinkan setiap komplain dari masyarakat dapat ditelusuri secara objektif berdasarkan fakta di lapangan.***
Editor : Asep Suhendar