Simak Bansos Awal Mei 2026: PKH, BPNT, dan PIP Siap Dicairkan, Ini Nominalnya
Kholikul Ihsan• Sabtu, 2 Mei 2026 | 21:30 WIB
Ilustrasi pencairan bansos PKH BPNT tahap 2 awal Mei. Foto: Instagram @desagagaksipatRADAR BOGOR - Pemerintah siap menyalurkan bantuan sosial (bansos) bertahap di awal Mei 2026, mencakup Program Keluarga Harapan (PKH), Bantuan Pangan Non-Tunai (BPNT) tahap 2, Program Indonesia Pintar (PIP), hingga bantuan barang berupa beras dan minyak goreng.
Melansir dari kanal YouTube Klik Bansos, saldo yang masuk ke rekening KKS penerima manfaat (KPM) PKH BPNT beragam mulai dari Rp225.000 hingga Rp2,1 juta, tergantung kategori dan komponen bantuan.
Namun, ada kebijakan khusus yang perlu diperhatikan di luar bansos PKH BPNT. Siswa kelas akhir hanya akan menerima separuh dari nominal bantuan PIP biasanya.
Pencairan bantuan sosial di bulan Mei 2026 sudah bisa dipastikan akan berjalan sesuai jadwal. Pemerintah terus melakukan penyaluran bantuan baik yang bersifat reguler maupun bantuan tambahan untuk membantu masyarakat menghadapi meningkatnya harga kebutuhan pokok.
Setiap KPM diimbau untuk memonitor status pencairan di sistem SIKS-NG (Sistem Informasi Kesejahteraan Sosial Nasional) guna memastikan bantuan sampai tepat waktu.
BPNT Tahap 2: Rp600.000 untuk Tiga Bulan
Bantuan Pangan Non-Tunai (BPNT) tahap 2 senilai Rp600.000 akan ditransfer ke rekening KKS (Kartu Keluarga Sejahtera) untuk mengalokasikan kebutuhan bulan April, Mei, dan Juni 2026.
Saat ini, status bantuan ini sudah mencapai tahap SPM (Surat Perintah Membayar), yang artinya dalam waktu dekat akan berubah menjadi SI (Standing Instruction).
“Statusnya saat ini sudah turun untuk SPM (Surat Perintah Membayar). Artinya, statusnya akan segera berganti menjadi SI (Standing Instruction) dan bank penyalur akan melakukan proses transfer,” ulas narator kanal KLIK BANSOS.
Setelah status SI aktif, bank penyalur akan langsung melakukan proses transfer dana ke rekening masing-masing KPM.
PKH Tahap 2: Hingga Rp2,1 Juta Sesuai Komponen
Program Keluarga Harapan (PKH) tahap 2 juga telah berstatus SPM dan siap ditransfer dalam waktu singkat.
Nominal yang diterima setiap KPM bervariasi tergantung komposisi keluarga dan komponen bantuan yang diterima.
Sebagai contoh, jika seorang KPM memiliki 2 anak usia dini (komponen anak usia dini senilai Rp1,5 juta) dan 1 anggota keluarga lansia (komponen lansia senilai Rp600.000), maka total saldo yang akan masuk ke rekening adalah Rp2,1 juta.
PIP 2026
Bantuan Program Indonesia Pintar (PIP) tahun anggaran 2026 juga mulai dicairkan bertahap di bulan April dan Mei.
Bantuan ini ditujukan untuk pelajar dari keluarga desil 1 hingga desil 4 (40 persen keluarga paling kurang mampu) yang sedang menjalani pendidikan dari jenjang SD hingga SMA.
Besaran nominal PIP normal untuk tahun 2026 adalah:
-SD: Rp450.000
-SMP: Rp750.000
-SMA: Rp1,8 juta
Namun, ada kebijakan penting yang perlu diperhatikan penerima manfaat. Siswa kelas akhir hanya akan menerima separuh (setengah) dari nominal biasanya.
Ini mencakup siswa kelas 6 SD, kelas 9 SMP, dan kelas 12 SMA. Alasan kebijakan ini adalah karena siswa di kelas akhir hanya menjalani satu semester terakhir di jenjang tersebut sebelum lulus.
Berikut rincian nominal PIP untuk siswa kelas akhir:
Bantuan barang ini merupakan alokasi gabungan untuk bulan April dan Mei 2026. KPM yang termasuk dalam desil 1 hingga desil 4 diimbau untuk menunggu surat undangan pencairan dari pihak terkait agar dapat mengambil bantuan pangan sesuai jadwal yang telah ditetapkan.
KPM dan masyarakat dihimbau untuk terus memantau status pencairan melalui aplikasi atau website resmi kementerian terkait dan menunggu undangan dari pendamping sosial setempat.